Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pengurus cabang olahraga (cabor) terus menyatakan dukungan
kepada Daud Achmad agar menjadi ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat periode 2022-2026.
Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat itu dinilai transparan dalam mengelola keuangan, sehingga diharapkan berdampak optimal terhadap pembinaan atlet.
Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat Tommy
Apriantono memastikan pihaknya mendukung Daud agar menjadi ketua KONI
Jawa Barat selanjutnya.
Dia menilai, ketua Persatuan Squash Indonesia Jawa Barat itu sebagai sosok yang berintegritas dan membuktikan keterbukaan terkait pengelolaan keuangan.
"Saya mendukung Pak Daud, agar ke depan pengelolaan keuangan bisa lebih
transparan," katanya di Bandung, Selasa (13/12).
Tommy mengakui saat ini transparansi keuangan di KONI menjadi persoalan yang cukup penting. Selama ini, cabor hanya diminta mengajukan anggaran yang dibutuhkan dalam setiap tahunnya. Namun, ketika hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun, pihaknya tidak pernah mengetahui berapa nilai yang diberikan dari unsur eksekutif tersebut.
"Ketika diminta mengajukan anggaran untuk cabor, kami mengajukan. Tapi
ketika setiap dapat dari Pemprov Jawa Barat kami enggak pernah tahu
sebetulnya dapat berapa," katanya.
Selain itu, Tommy pun berharap pengurus KONI berikutnya bisa konsisten
dan patuh terhadap aturan terutama terkait pertandingan. "Di Porda Jawa
Barat kemarin, kok bisa ada pemain profesional dan yang tidak masuk
babak kualifikasi bisa ikut bertanding," katanya.
Oleh karena itu, dia berharap Daud terpilih menjadi ketua KONI agar
berbagai persoalan tersebut bisa diperbaiki. "Saya berharap Pak Daud
terpilih untuk memperbaiki semua persoalan tadi," katanya.
Dukungan PRSI
Penilaian serupa disampaikan Sekretaris Persatuan Renang Seluruh
Indonesia (PRSI) Jawa Barat Angga Wardhana. "Pak Ahmad (ketua KONI Jawa
Barat periode 2018-2022) sudah baik. Tapi kami yakin KONI akan lebih
baik jika Pak Daud meneruskan kepemimpinan," katanya.
Selain lebih transparan dan berintegritas, Angga meyakini Daud memiliki
komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat selaku sumber utama anggaran dalam pembinaan atlet.
"Pak Daud memiliki komunikasi yang baik, selaras dengan Pak Gubernur. Ini modal kuat, sangat berarti, untuk memimpin KONI ke depan," katanya.
Tak hanya itu, Angga pun menilai Daud memiliki pengalaman yang mumpuni
dalam membina olahraga. "Sebagai ketua squash, Pak Daud berhasil karena
membawa atlet-atlet Jawa Barat berprestasi di tingkat nasional," tandasnya. (N-2)
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved