Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga menggelar Turnamen Futsal dan Bulutangkis antar Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kemahasiswaan. Ajang yang dilangsungkan untuk menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-94 itu diikuti oleh 24 tim dari berbagai Perguruan Tinggi, OKP, dan Organisasi Kemahasiswaan.
Acara dibuka langsung oleh Plt. Sesmenpora Jonni Mardizal di Lapangan Kemenpora, Senayan, Jakarta. Turut hadir Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni'am Soleh, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Tenaga Ahli Menpora Uden Kusumawijaya dan beberapa pejabat Kemenpora lainnya.
Menurut Jonni, antara pemuda dan olahraga adalah dua elemen yang tidak bisa dipisahkan. Dalam olahraga ada nilai-nilai sportivitas yang dijunjung.
"Demikian juga diharapkan kawan-kawan pemuda ini dalam berorganisasi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kapan saatnya kita bertarung, kapan saatnya kita damai, dan ada saatnya kita membangun,” kata Jonni.
Ia menjelaskan, digelarnya ajang itu bertujuan untuk menjadi bagian memeriahkan peringatan HSP ke-94 yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober.
"Terima kasih kepada para peserta OKP dan Organisasi Kemahasiswaan yang sudah hadir dan mengikuti acara ini. Saya harap turnamen ini bisa menjadi forum silaturahmi dalam menyambut peringatan HSP tanggal 28 Oktober nanti," lanjut Jonni.
Asrorum Ni'am Sholeh mengatakan, ajang itu juga memperkuat persahabatan antar unsur mahasiswa, sekaligus mencapai fisik yang bugar menjadi tujuan lain dari gelaran ini.
“Kegiatan ini diikuti oleh unsur dari mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi se-Jabodetabek. Ada organisasi intranya, dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ada organisasi ekstra, ada juga organisasi kepelajaran,” ungkap Niam Soleh.
Baca juga : Turnamen Golf Berhadiah Kasur yang Ada di Tengah Lapangan
“Kegiatan ini, selain untuk aktivitas olahraga, juga untuk menyatukan mereka di dalam persahabatan dan persaudaraan, setelah mereka beraktivitas di internal mereka masing-masing. Ini menjadi embrio kita untuk meneguhkan kebersamaan untuk memajukan Indonesia,” tambahnya.
Ni'am juga menyatakan, komitmen persatuan itu menjadi salah satu inti dari Sumpah Pemuda.
“Bagaimana merevitalisasi semangat persatuan itu di dalam konteks kekinian, di tengah tantangan lingkungan strategis yang berbeda. Spirit persatuannya harus tetap menjadi ruh, tetapi diimplementasi di dalam konteks kekinian. Jadi, bersatu untuk membangun bangsa,” urainya.
Menurutnya, ajang tersebut sebagai upaya mendukung komitmen meneguhkan tema utama HSP, yaitu Bersatu Bangun Bangsa.
“Upaya membangun bangsa itu bukan hanya sekedar dengan ide dan gagasan, tapi harus dengan kebugaran. Olahraga mendorong kita untuk terus bugar dan pemuda memiliki peran strategis karena kondisi fisik yang kuat, yang membutuhkan kecepatan bertindak,” jelas Ni'am.
Tim yang ambil bagian diantaranya berasal dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Krisnadwipayana, Universitas Pamulang, Universitas Borobudur, Universitas Moestopo, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, DPP Mahasiswa Pancasila, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta, dan Universitas YARSI.
Turut serta pula tim dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), PB HMI, Sapma PP, dan PB PMII.
Selain turnamen futsal dan bulu tangkis antarkampus dan organisasi kepemudaan, turut dipertandingkan juga turnamen cabang olahraga eSport antarjurnalis. (RO/OL-7)
SETIAP 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara berikrar untuk bersatu: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, Indonesia.
Dulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing dan pena, kini perjuangan itu menuntut transformasi ekonomi, kemandirian finansial, dan keadilan sosial.
Menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang peduli dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan kembali pentingnya pemulihan kawasan Puncak sebagai hulu DAS Ciliwung yang menopang kehidupan di wilayah hilir.
Momentum ini menjadi titik temu antara penegakan hukum, pelestarian lingkungan, tanpa melupakan sisi anugerah alam yang bisa dijadikan sumber mata pencaharian masyarakat.
Dalam sejarah, Sumpah Pemuda 1928 dapat dibaca sebagai upaya membangun imajinasi kolektif di bawah kondisi keterpecahan dan penindasan
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan perlu ada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dari berbagai sektor di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sejumlah pimpinan organisasi pemuda lintas agama mengunjungi Vatikan, Rabu (21/8) yang menandai dimulainya kampanye Dokumen Abu Dhabi.
LOCAL Conference of Youth Indonesia 2024 mengadakan pre-event dengan tema Youth Synergy in Local Conference of Youth Indonesia di Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan.
I Nyoman Gede Riky Teresno Linggih berhasil lolos mewakili Provinsi Bali ke tingkat nasional untuk mengikuti serangkaian program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP)
Dubes Sandeep menyampaikan apresiasi atas persahabatan yang selama ini diberikan oleh keluarga besar UPH kepada komunitas India di Indonesia.
Jakarta Islamic Centre bersama Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) sepakat untuk menginisiasi dialog perdamaian antar kelompok pemuda di kawasan ASEAN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved