Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Austria Dominic Thiem mengunjungi Madame Tussauds di Kota Wina, Selasa (11/10), untuk melihat hasil akhir dari patung lilin dirinya yang secara resmi menjadi bagian koleksi dari museum tersebut.
Juara Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020 itu datang dengan penuh rasa senang dan bangga, karena patung lilin dirinya akhirnya rampung setelah menunggu sekitar 1,5 tahun.
"Madame Tussauds terkenal di dunia karena patung lilinnya. Ini menjadi kehormatan karena saya menjadi bagian dari koleksi hebat mereka. Lewat kerja keras dari seluruh tim, saya sangat senang melihat hasil akhirnya," ungkap Thiem seperti disiarkan laman resmi ATP Tour, Selasa (11/10).
Baca juga: AS Terbuka Bagikan Wild Cards, Thiem, Venus Williams, dan Kenin Dapat
Pembuatan figur lilin Thiem dimulai pada Januari 2021 dengan proses pengukuran kepala dan tubuh yang memakan waktu hingga tiga jam.
Dengan posisi duduk, Thiem harus melalui sebanyak 250 pengukuran data dari seluruh detil bagian tubuhnya.
Tidak hanya itu, tim dari Madame Tussauds juga mengambil sebanyak 180 foto dari beragam sudut untuk memastikan patung lilin Thiem punya hasil akhir yang presisi dan sesuai aslinya. Proses ini dilakukan dengan mempertahankan posisi yang minim gerakan di meja putar.
Patung yang dipajang mengenakan pakaian dan perlengkapan asli sebagaimana yang dikenakan Thiem saat berlaga di AS Terbuka 2022.
Manajer Pemasaran Madame Tussauds Wina, Lukas Rauscher, mengaku senang dan puas saat melihat patung Thiem yang akan diresmikan.
Pihak museum kerap mendapat permintaan pengunjung agar Thiem menjadi salah satu penghuni Madame Tussauds Wina.
"Kami senang akhirnya bisa mewujudkan impian mereka. Kami bangga dengan kolaborasi hebat yang kami miliki dengan Dominic," kata Rauscher.
Patung Thiem dibuat melalui proses ketat yang ditangani sekitar 20 seniman. Biasanya satu patung membutuhkan waktu penyelesaian sekitar enam bulan, namun pandemi covid-19 menyebabkan penundaan.
Para seniman menyisipkan setiap helai rambut satu per satu yang memakan waktu enam minggu. Bola mata Thiem dibuat dengan resin akrilik, dengan masing-masing iris mata dilukis dengan tangan, lalu ditambah benang sutra untuk membuat pembuluh darah.
Alih-alih menggunakan riasan untuk menciptakan corak kulit Thiem, cat minyak diaplikasikan dengan teknik penyadapan kuas khusus.
"Diabadikan dalam lilin adalah tonggak besar dalam karier seseorang, dan Dominic telah mencapai banyak hal di usia yang begitu muda," pungkas Rauscher. (Ant/OL-1)
Karier Dominic Thiem berakhir usai kalah straight set dari petenis Italia Luciano Darderi di putaran pertama Wina Terbuka.
Dominic Thiem pernah mencapai peringkat tiga dunia dan mengalahkan seluruh petenis Big Three, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Dokovic.
Thiem sejauh ini telah mengoleksi 17 gelar tingkat tur selama kariernya, memegang rekor menang-kalah 348-210.
Pemenang Grand Slam 22 kali itu tampil luar biasa dengan kemenangan 7-5 dan 6-1 atas petenis Austria tersebut di hadapan penonton yang memenuhi Pat Rafter Arena.
Petenis Austria itu mengalahkan Bublik 6-3, 6-2, dan 6-4 untuk memutus rangkaian tujuh kekalahan beruntun di turmanen Grand Slam.
Tsitsipas mengalahkan Thiem 3-6, 7-6 (7/1), 6-2, 6-7 (5/7), dan 7-6 (10/8).
Pameran ini kian istimewa, karena Ren Zhe mempersembahkan deretan patung yang terinspirasi dari karakter karya penulis Jin Yong.
Pemerintah tak mau pengembangan TOD Dukuh Atas malah menutupi pandangan mata menuju patung dengan tinggi 11 meter tersebut.
Bangunan atau kawasan cagar budaya pada dasarnya tak boleh dipugar atau diubah secara drastis.
Patung-patung karya Dolorosa Sinaga dan Budi Santoso menyuarakan keresahan keduanya akan tragedi-tragedi di Indonesia yang belum terselesaikan.
Pada gelaran ketiga ini, Art Jakarta Gardens menampilkan karya patung dan lukis dari 23 galeri dan 5 karya instalasi.
Upaya untuk menghidupkan kembali karya seni patung dilakukan pameran seni Art Jakarta Gardens 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved