Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI final Liga Tiga El Tari Memorial Cup ke 31 yang digelar di
GOR 99, Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/9), dipadati ribuan warga.
Antuasiasme warga menyaksikan partai final turnamen sepak bola terbesar
di NTT tersebut disebabkan tim tuan rumah, Persebata Lembata masuk final menghadapi Perse Ende. Warga pun berdatangan dari 9 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lembata.
Roy Amunutur, Kepala Desa Meluwiting, Kecamatan Omesuri, Kabupaten
Lembata, menjelaskan, warga di wilayah Kedang antusias secara swadaya
mengumpulkan uang, makanan dan sewa kendaraan untuk bisa pergi ke kota
Lewoleba, yang berjarak 50 km.
"Baru kali ini warga begitu antusias mengikuti pertandingan sepak bola.
Ini juga bentuk dukungan mereka kepada pemain sepak bola asal Persatuan Sepak Bola Lembata (Persebata), yang hari ini bertanding melawan Persatuan sepak bola Ende (Perse)," ungkap Roy.
Sementara itu, Ketua Panitia penyelenggaraan ETMC, Irenius Suciadi,
mengatakan kapasitas satu satunya tribun yang di GOR 99 ini, hanya mampu 1.000 orang, sehingga pihaknya memaksimalkan wilayah lapangan
untuk menampung penonton.
"Kapasitas tribun tidak cukup. Tiket Tribun untuk grand final sudah
selesai dijual. Penonton diarahkan di sekeliling lapangan,
tetapi kita menyiapkan petugas keamanan agar penonton tidak
melewati pagar pembatas di sekeliling lapangan," ungkapnya.
Sejak 9 September 2022, sebanyak 24 tim sepak bola dari seluruh
kabupaten di NTT mengikuti turnamen Liga tiga El Tari Memorial Cup ke 31 di Lembata. (N-2)
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved