Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN petenis nomor satu dunia Novak Djokovic pada Kamis (24/8) menyatakan tidak dapat pergi ke New York untuk mengikuti turnamen US Open yang merupakan turnamen grand slam terakhir musim ini, yang akan dimulai pekan depan.
Keputusan ini diambil lantaran petenis Serbia itu menolak divaksinasi covid-19.
"Sayangnya, kali ini saya tidak dapat melakukan perjalanan ke NY untuk US Open," cuit Djokovic di Twitter.
Baca juga: Sidang Kasus Penyerangan Kyrgios akan Digelar Oktober
"Semoga sukses rekan-rekan saya sesama pemain. Saya akan tetap berlatih dan dalam semangat positif serta menunggu kesempatan bertanding lagi."
Djokovic pernah mengatakan memahami konsekuensi atas sikapnya yang antivaksin dan siap kehilangan kesempatan berlaga dalam turnamen yang mewajibkan pesertanya divaksin.
Sebelumnya Djokovic juga batal mengikuti ajang Australian Open di Melbourne pada awal tahun ini. Dia ketahuan belum menjalani vaksinasi penuh covid-19 dan sempat terpapar virus korona. Petenis 35 tahun itu pun dideportasi dari negara tersebut karena status vaksinnya.
US Open berlangsung dari 29 Agustus sampai 11 September.
Direktur Turnamen US Open Stacey Allaster tak bisa berbuat banyak dengan kondisi yang dialami Djokovic, dia hanya berharap petenis Serbia itu dapat kembali bersaing di Flushing Meadows tahun depan.
"Novak adalah juara yang hebat dan sangat disayangkan bahwa ia tidak akan dapat bersaing di US Open 2022, karena ia tidak dapat memasuki negara itu karena kebijakan vaksinasi pemerintah federal. untuk non-warga AS. Kami berharap dapat menyambut Novak kembali di sini tahun depan," tutur Allaster.
Dalam US Open tahun ini, petenis nomor satu dunia Daniil Medvedev dan petenis putri Emma Raducanu akan mencoba mempertahankan gelar juara. Sementara bintang tenis AS Serena Wiliams dijadwalkan akan memainkan turnamen terakhirnya sebelum dia memutuskan pensiun. (Ant/OL-16)
Jannik Sinner berpotensi menjadi petenis putra pertama yang memenangkan Sunshine Double sejak Roger Federer pada 2017.
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved