Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ASA Ons Jabeur menjadi petenis Afrika pertama yang mengangkat trofi Rosewater Dish sebagai perlambang juara tunggal putri Wimbledon mendapatkan momentum, Minggu (3/7) waktu setempat, setelah dia mengalahkan petenis Belgia Elise Mertens 7-6 (9) dan 6-4 untuk mencapai perempat final Wimbledon untuk kedua kalinya secara beruntun.
Petenis peringkat kedua asal Tunisia, yang merupakan satu-satunya unggulan sektor putri yang masih tersisa itu, tampil mengesankan selama pekan pertama turnamen Grand Slam lapangan rumput itu ketika dia mencapai delapan besar tanpa kehilangan satu set pun.
Mertens sendiri tidak gampang menyerah dalam laga itu setelah dia mendapatkan lima set poin dalam tiebreak yang berlangsung maraton pada set pertama.
Baca juga: Halep Melaju ke 16 Besar Wimbledon
Namun, begitu melancarkan pukulan bertenaganya, Jabeur meningkatkan permainannya pada set kedua untuk menutupnya dengan kemenangan ketika Mertens menyerah setelah melakukan kesalahan ganda.
Petenis berusia 27 tahun itu selanjutnya bertemu dengan peringkat ke-66 dari Rep Ceko, Marie Bouzkova, dalam upayanya merebut tiket ke semifinal Grand Slam pertamanya. (Ant/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Ons Jabeur memutuskan untuk rehat sejenak dari tenis pada Juli demi kesehatannya sendiri, mengatakan bahwa ia merasa tidak bahagia di lapangan "untuk beberapa waktu".
Petenis Tunisia, Ons Jabeur memutuskan rehat dari dunia tenis.
Ons Jabeur mengundurkan diri dari pertandingan putaran pertama Wimbledon kontra Viktoriya Tomova karena merasa kebugarannya tidak terlalu baik.
Jabeur mengalahkan unggulan ketujuh Jelena Ostapenko dalam dua set ketat, 7-6(4) dan 7-5.
Ons Jabeur kembali beraksi setelah pulih dari cedera bahu yang membuatnya absen selama empat bulan terakhir pada musim 2024.
Tempat Jabeur akan diisi oleh petenis Belgia Elise Mertens yang akan menghadapi Veronika Kudermetova di babak pembuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved