Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Brasil Beatriz Haddad Maia memenangkan gelar WTA keduanya dalam tempo tujuh hari setelah lawannya Zhang Shuai mengundurkan diri di laga final turnamen WTA Birmingham karena cedera, Minggu (19/6).
Haddad Maia tengah unggul 5-4 di set pertama setelah Zhang memutuskan dirinya tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Kedua pemain melaju ke final setelah sama-sama mengalahkan petenis asal Rumania. Haddad Maia mengalahkan mantan juara Wimbledon Simona Halep sementara Zhang menundukkan Sorana Cirstea.
Baca juga: Bencic Mundur karena Cedera, Jabeur jadi Juara di Berlin
Kini, Haddad Maia telah menenangkan 10 laga di lapangan rumput secara beruntun, setelah sebelumnya menjadi juara di Nottingham Terbuka, 12 Juni lalu.
Prestasi itu bertolak belakang dengan apa yang terjadi pada 2020 ketika Haddad Maia diskors 10 bulan karena doping meski panel penyelidik menerima bahwa dia tidak bersalah karena mengonsums suplemen yang tercemar.
Saat ini, peringkat Haddad Maia dipastikan naik menjadi 29 dunia dan akan langsung tampil di babak utama Wimbledon, yang akan bergulir delapan hari lagi.
Setelah berhasil menjadi juara, Haddad Maia berterima kasih kepada timnya.
"Kami berhasil menjadi juara pada pekan lalu dan itu tidak cukup, Mereka terus mendorong saya, berusaha melewati batasan saya sehingga saya bisa menjadi kuat. Saya tidak akan memenangkan gelar ini tanpa mereka," ujar Haddad Maia.
"Tidak ada yang tahu apa yang kami alami selama dua tahun terkahir ini. Setahun lalu, saya masih bermain di turnamen 25K (turnamen papan bawah WTA). Jika saya tidak memiliki kekuatan dan determinasi, hari ini tidka akan terjadi. Saya sangat bangga dan bahagia," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
JUARA bertahan Elena Rybakina melaju ke perempat final Wimbledon setelah lawannya Beatriz Haddad Maia mundur karena cedera saat babak 16 besar di Centre Court, Senin (10/7).
Kemenangan juara bertahan membuat Inggris tak lagi memiliki wakil di sektor putri Wimbledon kali ini.
Swiatek menjadi petenis putri termuda yang sukses mencapai final Prancis Terbuka tiga kali sejak Monica Seles pada awal 1990-an.
Beatriz Haddad Maia menjadi petenis putri Brasil pertama yang mencapai semifinal turnamen Grand Slam sejak Maria Bueno di Amerika Serikat (AS) Terbuka pada 1968.
Badosa melaju ke semifinal ketiga dalam lima turnamen terakhirnya dan kini telah memenangi 28 dari 35 pertandingan terakhirnya sejak pertengahan Mei.
Sebelumnya, prestasi terbaik Gauff di AS Terbuka adalah mencapai putaran ketiga.
Kekalahan di putaran pertama itu merupakan yang kedua dalam tempo dua pekan bagi petenis Jepang yang kini berperingkat 39 dunia itu.
Stosur memenangkan gelar ganda Grand Slam keempatnya sementara Zhang yang kedua setelah menjadi juara di Australia Terbuka 2019.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved