Senin 20 Juni 2022, 05:45 WIB

Pemilihan Ban Berisiko Berbuah Kemenangan Bagi Quartararo di GP Jerman

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Pemilihan Ban Berisiko Berbuah Kemenangan Bagi Quartararo di GP Jerman

AFP/Ronny Hartmann
Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo

 

JUARA dunia bertahan MotoGP Fabio Quartararo menjuarai GP Jerman, Minggu (19/6), untuk memperlebar jarak sebagai pemuncak klasemen setelah mengambil risiko memilih kompon ban belakang yang berbeda dari lawan-lawannya.

Quartararo, yang start dari P2, menjadi salah satu dari tiga pembalap yang memilih ban belakang medium dalam kondisi Sirkuit Sachsenring yang sangat panas hari itu saat para pebalap lain menggunakan ban belakang yang lebih keras yang diharapkan bertahan hingga akhir lomba.

Pembalap Yamaha itu mendapat grip yang cukup untuk membantunya melesat setelah start dan merebut posisi pimpinan lomba dari polesitter Francesco Bagnaia di tikungan pertama.

Baca juga: Podium Utama di Sachsenring, Quartararo Makin Kokoh di Puncak Klasemen MotoGP

Quartararo tidak mendapat perlawanan berarti setelah Bagnaia kehilangan grip ban belakangnya dan terjatuh di tikungan pertama pada lap keempat untuk mencederai peluang pebalap Ducati itu dalam pertarungan titel MotoGP musim ini.

Pembalap Prancis itu finis 4,9 detik di depan kompatriot senegaranya, Johann Zarco dari tim Pramac Ducati.

Jack Miller, yang mendapat penalti lap panjang karena terjatuh saat bendera kuning dikibarkan di kualifikasi, membawa motor Ducati kedua di podium setelah mencuri P3 dari pembalap Aprilia Aleix Espargaro.

"Saya lelah. Saya sakit sepanjang akhir pekan ini, dan di balapan saya sedikit terbatuk-batuk, saya tak punya kata-kata untuk ini," kata Quartararo setelah merampungkan balapan sepanjang 30 putaran itu, dalam keterangan resmi MotoGP.

"Kami membuat pilihan ban belakang medium, yang sangat berisiko, dan di balapan kami beruntung karena (performanya) menurun lebih cepat dari yang diantisipasi, tapi saya sangat senang," lanjutnya.

Zarco sempat akan menyalip, namun pada akhirnya ia cukup puas dengan finis kedua.

"Ketika Pecco (Bagnaia) terjatuh, saya mencoba mengejar Fabio karena saya tahu dia menggunakan ban medium, tapi saya tidak bisa. Lap-lap terakhir sangat buruk, saya kelelahan," kata Zarco.

Kemenangan itu membuat Quartararo menjadi raja baru Sachsenring di tengah absennya Marc Marquez, yang delapan kali menjuarai balapan MotoGP di Jerman sebelumnya, yang sedang melakukan pemulihan dari cedera hingga setidaknya akhir musim ini.

Itu juga menjadi kemenangan bagi Yamaha sejak Valentino Rossi menjuarai GP Jerman dari posisi pole pada 2009 silam.

Quartararo menuju Assen, Belanda dengan koleksi 172 poin setelah 10 balapan, sedangkan Espargaro menjaga asa pertarungan gelar di peringkat dua dengan margin 34 poin. Zarco naik ke peringkat tiga dengan koleksi 111 poin. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Harry How/Getty Images

Bintang dan Legenda NBA Puji Keberhasilan James Jadi Pencetak Angka Terbanyak Sepanjang Masa

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 Februari 2023, 07:30 WIB
James memecahkan rekor Kareem Abdul-Jabbar sebagai pencetak angka terbanyak NBA lewat tembakannya di kuarter ketiga saat Lakers menyerah...
AFP/Harry How/Getty Images

LeBron James Jadi Pencetak Poin Tertinggi Sepanjang Sejarah NBA

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 Februari 2023, 05:34 WIB
Saat kuarter ketiga tersisa 10,9 detik lagi, James mencetak poin sejarahnya dengan gerakan memutar dan melakukan tembakan sambil melompat...
AFP/Chris Graythen/Getty Images

Bos FIA Mundur dari Aktivitas Sehari-Hari di Formula 1

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 Februari 2023, 04:45 WIB
Pengumuman mundurnya Ben Sulayam itu terjadi saat FIA dan pemilik Formula 1, Liberty Media, berselisih terkait kontroversi yang melibatkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya