Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET angkat besi Nurul Akmal mengaku cukup terganggu dengan cuaca hujan yang membuat dirinya harus puas dengan medali perak SEA Games ke-31 di babak final yang berlangsung di Hanoi Sports Training and Competition Center, Hanoi, Vietnam, Minggu (22/5).
"Enggak ada kesulitan sih, cuma suasananya mungkin ya, lagi hujan. Biasa kalau di rumah sendiri ruangannya tertutup, ini karena hujan cuacanya, ya walaupun enggak boleh nyalahin juga ya," kata lifter yang akrab disapa Amel itu.
"Kalau pribadi sih mengganggu sih ya, apalagi becek, jadi harus was-was banget," lanjutnya.
Baca juga: Lifter Rahmat Erwin Raih Medali Emas di SEA Games Vietnam
Lifter Aceh itu membukukan total angkatan 252 kg dengan snatch 110 kg dan clean and jerk 142 kg, berada di bawah atlet Thailand Chaide Duangaksorn yang mencatatkan total angkatan 279 kg dengan snatch 132 kg dan clean and jerk 156 kg.
Sedangkan medali perunggu diraih wakil tuan rumah Nguyen Thi Kim Van mencatatkan total angkatan 251 kg dengan snatch 111 kg dan clean and jerk 140 kg.
"Angkatan Amel belum puas, karena masih di bawah rekor latihan," kata Amel.
Untuk selanjutnya, Amel mengincar Islamic Solidarity Games (ISG), yang akan digelar di Turki, Agustus mendatang.
"Kalau enggak ada halangan ya, karena Asian Games ditunda ya semoga bisa kasih yang terbaik lagi untuk Indonesia," tambahnya.
Perak yang diraih Amel menambah pundi-pundi medali yang dipersembahkan cabang olahraga angkat besi pada SEA Games Vietnam, yakni tiga emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Emas pertama dipersembahkan Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg setelah mencatatkan total angkatan 290 kg, dengan rincian snatch 135 kg dan clean and jerk 155 kg.
Selanjutnya, emas kedua dari Rahmat Erwin Abdullah di kelas 73 kg setelah membukukan total angkatan 345 kg dengan snatch 155 kg dan clean and jerk 190 kg.
Terakhir, emas ketiga diraih Muhammad Ilmi di kelas 89 kg, yang berhasil membukukan total angkatan 337 kg dengan snatch 150 kg dan clean and jerk 187 kg. (Ant/OL-1)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Nurul Akmal merebut medali emas setelah sukses mengangkat beban dengan total angkatan 248 kg, terdiri dari angkatan snatch 105 kg dan angkatan clean and jerk 143 kg.
Pesta olahraga yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi ini digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin (9/9) malam.
Pada setiap penyelenggaraan PON, setiap tuan rumah berhak menentukan atlet putra/putri terbaik dan berprestasi dari daerahnya untuk mendapatkan kehormatan menyulut api PON.
Nurul Akmal, perempuan kelahiran Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara 32 tahun silam itu merupakan salah seorang atlet angkat besi Indonesia asal Aceh.
Ini pertama kali lifter yang akrab disapa Amel itu tampil di kompetisi menggunakan hijab.
Nurul Akmal menyelesaikan total angkatan 245 kg. Hasil tersebut belum cukup baginya untuk meraih medali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved