Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah kejuaraan kualifikasi Olimpiade Paris 2024 untuk cabang olahraga tinju, demikian ungkap Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.
Okto dalam rilis pers, Senin (18/4), mengatakan bahwa KOI telah menjalin komunikasi dengan Asosiasi Tinju Internasional (IBA) terkait peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah babak kualifikasi Olimpiade.
Dalam keterangan resmi IBA, kualifikasi tinju Olimpiade Paris 2024 akan dimulai pada 1 Januari 2023 hingga 31 Mei 2024.
Ada 248 kuota atlet yang akan diperebutkan selama masa kualifikasi itu, masing-masing 124 slot untuk putra dan 124 untuk putri. Jumlah tersebut berkurang dari jumlah 289 atlet tinju di Olimpiade Tokyo 2020.
“Ada beberapa 'event' menarik yang ingin kami bawa ke sini (Indonesia), salah satunya kualifikasi tinju,” kata Oktohari.
“Ini masih dalam tahap negosiasi dan kami tengah mencoba 'bidding' agar (kualifikasi tinju) bisa digelar di Indonesia,” kata dia melanjutkan.
Dikutip dari laman resmi IOC, cabang olahraga tinju pada Olimpiade Paris 2024 akan mempertandingkan enam kelas pada kategori putri dan tujuh kelas pada kategori putra.
Pada kategori putra, tujuh kelas yang dipertandingkan adalah kelas 51kg, 57kg, 63.5kg, 71kg, 80kg, 92kg, dan +92kg, sementara kategori putri terdiri dari kelas 50kg, 54kg, 57kg, 60kg, 66kg, dan 75kg. (Ant/OL-12)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved