Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan memulai perjalanan mereka di Jerman Terbuka 2022, menghadapi wakil Denmark, Jeppe Bay/Lasse Molhede, pada Rabu (9/3).
Tampil sebagai unggulan keempat di Jerman Terbuka untuk Fajar/Rian, itu akan menjadi pertemuan pertama mereka dengan Jeppe Bay/Lasse Molhede yang tampil sebagai pasangan non unggulan.
Jika melihat kekuatan kedua pasangan, tentu Fajar/Rian jauh lebih diunggulkan di atas kertas yang mana wakil Indonesia itu kini menempati peringkat 9 dunia, sementara pasangan Denmark mendudukui peringkat 76 dunia.
Jelang pertandingan Fajar/Rian telah melakukan tes lapangan utama selama 60 menit di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman. Waktu singkat tersebut pun di manfaatkan Fajar/Rian untuk beradaptasi dengan arah angin hingga pencahayaan lapangan.
Baca juga: Menpora Ingin Atlet Esports Sumbang Medali untuk RI di SEA Games
"Adaptasi di main hall seperti biasa, kita mencoba lapangan bertanding dengan melihat silau apa tidaknya dan melihat arah angin untuk laju shuttlecock," kata Fajar dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (8/3).
Lebih lanjut, Fajar mengaku singkatnya waktu menjajal lapangan sebenarnya tidak cukup untuk memaksimalkan adaptasi lapangan, namun mau tidak mau waktu singkat itu harus dimaksimalkannya.
"Waktunya memang singkat, kalau saya rasa kurang ya. Harusnya minimal ada dua kali latihan di sini. Tapi semua negara juga sama, hanya satu kali. Jadi kita memang harus coba maksimalkan," ungkapnya.
Selain kondisi lapangan, udara dingin yang rata-rata menyentuh 8-10° celcius juga menjadi hal yang harus diperhatikan pasangan ganda putra itu.
Fajar/Rian mengaku telah memiliki solusi untuk beradaptasi dengan udara dingin yakni dengan lebih banyak melakukan stretching sebelum pertandingan.
Fajar yang pada 7 Maret kemarin genap berusia 27 tahun berharap bisa menyabet gelar juara di Jerman Terbuka 2022. Pesta perayaan kecil yang diberikan tim Indonesia di sela-sela persiapan pertandingan menjadi tambahan motivasi baginya.
"Alhamdulillah senang dapat surprise dari teman-teman, sederhana tapi berkesan. Semoga bisa menjadi motivasi lebih untuk juara," tukas Fajar.
Dapat diketahui Fajar/Rian menjadi wakil Indonesia satu-satunya di nomor ganda putra, setelah sebelumnya empat pasangan ganda putra lainnya yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana/ Muhammad Shohibul Fikri mundur dari turnamen berlevel super 300 itu. (Rif/OL-09)
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani mengakhiri perlawanan rekan senegaranya Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat 21-12 dan 21-13 di laga 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat akan menantang rekan senegara mereka, Sabar Gutama/Muhammad Reza Pahlevi di babak 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menumbangkan unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia dengan skor 21-17 dan 21-13 di babak 32 besar Denmark Terbuka.
PBSI akan menjajal kombinasi baru di sektor ganda putra dengan memasangkan Muhammad Rian Ardianto bersama dua pemain berbeda, yakni Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat.
Setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved