Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kudus bakal menggelar lima turnamen bulutangkis tingkat lokal Kabupaten Kudus. Upaya ini sebagai pencarian bakat bulutangkis muda tanah air.
"Ini kelima turnamen bulutangkisnya formatnya berbeda-beda. Ada yang skala kabupaten, ada juga yang se-karesidenan Pati. Memang supaya ada tingkatanya di semua lini," kata Ketua PBSI Kudus, Yuni Kartika dalam pesan tertulisnya yang dikutip, Sabtu (15/1)
Lebih lanjut, kata atlet bulutangkis tanah air di era 90-an ini, kelima agenda bulutangkis itu terdiri turnamen Simpang Tujuh Master, Kretek Cup, Bitingan Master, Bupati Cup, dan Muria Cup. Kelima agenda tersebut akan dimulai pada Februari hingga November mendatang.
"Agenda turnamen akan dimulai dari turnamen Simpang Tujuh Master, Kretek Cup pada Maret, dan Bitingan Master di Agustus. Kemudian ada agenda Bupati Cup di Oktober dan Muria Cup di November," ujar mantan atlet PB. Djarum Kudus ini.
Dengan adanya gelaran lima agenda bulutangkis ini, Yuni berharap, dapat menemukan bibit-bibit bulutangkis muda. Sehingga dapat menjadi suplai untuk pebulutangkis Indonesia.
"Tentunya dengan adanya agenda bulutangkis ini dapat menemukan bibit bulutangkis baru ya. Outputnya untuk Indonesia di masa depan," terangnya.
Sementara, penasehat PBSI Kudus, Eddy Prayitno mengapresiasi adanya rapat pleno edisi perdana dengan hasil lima turnamen yang di nahkodai Yuni Kartika di tahun kepengurusan 2021 - 2025. Menurutnya, rapat ini sebagai inovasi dalam munculkan bibit unggulan pebulutangkis muda asal Kudus.
"Apalagi ini kan kepengurusannya diisi oleh yang muda-muda," jelasnya, Kamis (13/1/2022).
Eddy berharap agar kepengurusan yang sudah ada ini dapat lebih baik dari kepengurusan PBSI Kudus yang sebelumnya. Sehingga PBSI Kudus semakin maju.
"Harapannya kepengurusan bulutangkis yang ada ini bisa lebih baik lagi dari yang sudah ada sebelumnya," ungkapnya. (OL-13)
Baca Juga: 296 Pebulutangkis Bertanding di Surya Paloh Cup
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved