Jumat 17 Desember 2021, 14:45 WIB

Bos Mercedes Berharap Lewis Hamilton tidak Segera Pensiun

Ilham Ananditya | Olahraga
Bos Mercedes Berharap Lewis Hamilton tidak Segera Pensiun

AFP/ANDREJ ISAKOVIC
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton

 

CEO Mercedes Toto Wolff berharap Lewis Hamilton tidak segera menyatakan pensiun dari balapan Formula 1 setelah dirinya gagal meraih juara dunia di GP Abu Dhabi, pekan lalu.

Wolff sempat khawatir akan pernyataan samar dari Hamilton, ketika ia berbicara di depan media usai gagal memecahkan rekor Michael Schumacher. 

Pernyataan penutup dari Hamilton itu adalah, "Kita lihat saja tahun depan."

Baca juga: Mercedes Cabut Gugatan terhadap Hasil GP Abu Dhabi

Terlebih kebiasaan Hamilton untuk mengunggah foto berisi cerita setiap kali dirinya selesai balapan juga menghilang. Memang kehadiran Hamilton masih terlihat sejak ia terakhir kali diwawancari usai GP Abu Dhabi dan ketika menerima gelar kebangsaan dari Kerajaan Inggris. Namun, setelahnya, juara dunia F1 tujuh kali itu seolah menghilang.

"Saya sangat berharap Lewis dapat melanjutkan balapan. Karena dia adalah pembalap terhebat sepanjang masa," tutur Wolff.

Bentuk kekecewaan Hamilton tampak saat ia malah membawa mobil W12 miliknya ke 'parc ferme' (area pit stop pasca-balapan) dan terdiam cukup lama di kokpit. Ia dan Wolff juga memutuskan tidak hadir dalam FIA Prize Giving Ceremony pada Kamis (16/12).

Wolff menjelaskan, Hamilton tengah mengalami masa sulit untuk menerima hasil kekalahan tahun ini. Bos Mercedes itu hanya berharap kekecewaan Hamilton tidak mendorongnya untuk segera pensiun dari dunia F1.

"Lewis dan saya kecewa saat ini. Kami tidak kecewa pada olahraga ini, bahkan malah mencintainya. Tetapi jika soal pelanggaran prinsip olahraga dengan dasarnya adalah keadilan, itu tentu membuat kekecewaan," ungkap Wolff.

"Kami harus mengatasi rasa sakit pada balapan terakhir. Bahwa dia (Hamilton) juga adalah pribadi dengan nilai-nilai dan prinsip yang teguh, tentunya sulit untuk memahami kejadian ini," jelasnya.

Mercedes sempat mengajukan banding karena Mercedes merasa dicurangi lewat interpretasi gaya bebas dari regulasi olahraga selama di GP Abu Dhabi. Namun, keputusan banding itu kemudian ditarik kembali oleh Mercedes, karena pihaknya tidak ingin meraih gelar juara melalui jalur persidangan.

"Kami memutuskan (banding) dengan Lewis. Penarikan banding ini adalah keputusan kami, karena tak seorang pun ingin memenangi kejuaraan dunia di ruang sidang. Di sisi lain kami sangat dirugikan," tutup Wolff. (Mirror/OL-1)

Baca Juga

DOK/FORBES-MBSL

Forbes Indonesia-MBSL Bekerja Sama Gelar Golf Tournament 2022 untuk Amal

👤Media Indonesia 🕔Jumat 27 Mei 2022, 21:20 WIB
MBSL dan Forbes Indonesia pernah bekerja sama menggelar turnamen golf yang berlangsung sukses pada...
AFP

Warriors Amankan Tempat di Final NBA 2021/2022

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Jumat 27 Mei 2022, 16:14 WIB
Hasil itu diraih Golden State Warriors seusai mengalahkan Dallas Mavericks pada pertandingan kelima dari seri best of seven final...
AFP

Klopp: Liverpool Sudah Belajar untuk Menangkan Final

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 27 Mei 2022, 15:02 WIB
Pelatih Liverpool itu menegaskan bahwa skuadnya datang ke final Liga Champions 2021/2022 dengan misi balas dendam terhadap Real...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya