Jumat 17 September 2021, 21:34 WIB

Vietnam tidak Pasti, Nasib SEA Games belum Ada Titik Temu

Mediaindonesia.com | Olahraga
Vietnam tidak Pasti, Nasib SEA Games belum Ada Titik Temu

Facebook SEA Games 2021
Logo SEA Games 2021

 

Nasib penyelenggaraan SEA Games hingga kini belum menemui titik terang karena Vietnam selaku tuan rumah tak kunjung memberikan kepastian dalam rapat federasi negara-negara Asia Tenggara atau South East Asian Games Federation (SEAGF), Jumat (17/9).

Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J Kono menjelaskan pembahasan pelaksanaan SEA Games Hanoi masih alot lantaran panitia penyelenggara perlu melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah Vietnam.

“Pelaksanaan SEA Games Hanoi belum ada keputusan. Komite Olimpiade (NOC) Vietnam meminta kesabaran anggota SEAGF karena mereka masih berdialog dengan pemerintah. Rapat selanjutnya Oktober, kami berharap sudah ada putusan yang tetap,” kata Ferry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Pada Juli lalu, SEAGF sepakat menunda SEA Games yang sedianya berlangsung pada November 2021 hingga tahun depan. Pembatalan tersebut dilakukan karena masih tingginya kasus COVID-19 di Vietnam dan mayoritas negara di Asia Tenggara pada saat itu.

Namun Ferry menuturkan bahwa berdasarkan laporan dalam rapat hari ini, mayoritas negara ASEAN saat ini sudah mengalami penurunan kasus COVID-19, hanya Filipina yang angkanya masih terbilang tinggi.

Komite Olimpiade (NOC) di Asia Tenggara mendesak agar kepastian SEA Games dapat diputuskan setidaknya akhir tahun ini. Apabila tak kunjung ada keputusan maka akan berpengaruh terhadap nasib multievent yang diagendakan digelar tahun depan.

Menurut Ferry, NOC di Asia Tenggara, termasuk Indonesia tetap berkomitmen untuk mengikuti multievent internasional lainnya yang masuk dalam kalender 2022 terlepas adanya SEA Games atau tidak pada tahun depan.

Setidaknya ada empat multievent internasional yang diikuti Indonesia tahun depan, yaitu Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG) di Bangkok-Chonburi, Thailand pada Maret, Islamic Solidarity Games (ISG) Turki (Agustus), Asian Games Hangzhou (September), serta Asian Youth Games Shantou (Desember).

Selain potensi padatnya agenda di tahun depan, ketidakpastian SEA Games Hanoi juga disebut berdampak pada Kamboja selaku tuan rumah pada 2023. NOC Kamboja mengatakan jika sampai akhir tahun tidak ada putusan, mereka juga kesulitan untuk menjadwalkan seminar Chef de Mission hingga penyusunan panduan teknis. “Padahal Kamboja sudah serius membangun arena dan menyiapkan atlet,” ucap Ferry. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Thomas

KOI Minta LADI Segera Bereskan Persoalan Sanksi Badan Antidoping Dunia

👤Akmal Fauzi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 07:00 WIB
KOI Minta Lembaga Anti Doping Indonesia segera bereskan eersoalan sanksi Badan Antidoping...
MI/Arnold Tanti

Presiden Jokowi Beri Selamat Kepada Tim Thomas Indonesia

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 05:09 WIB
PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet bulutangkis Indonesia yang telah memenangkan Thomas Cup...
BWF

Jojo: Piala Thomas yang Dimenangkan Skuad Garuda untuk Seluruh Rakyat Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 04:14 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie mengatakan Piala Thomas yang dimenangkan Skuad Garuda dipersembahkan untuk seluruh rakyat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya