Senin 02 Agustus 2021, 09:20 WIB

Sebabkan Tabrakan Beruntun, Bottas Diganjar Penalti di Balapan Selanjutnya

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Sebabkan Tabrakan Beruntun, Bottas Diganjar Penalti di Balapan Selanjutnya

AFP/Peter Kohalmi
Mobil Mercedes yang dikendarai Valtteri Bottas mengalami kerusakan usai bertabrakan di GP Hongaria.

PEMBALAP tim Mercedes Valtteri Bottas diganjar penalti mundur lima posisi start untuk balapan Formula 1 selanjutnya di Belgia setelah pembalap Finlandia itu menjadi penyebab tabrakan beruntun di lap pembuka Grand Prix Hungaria, Minggu (1/8).

Balapan tersebut dihentikan sementara setelah Bottas terlambat mengerem dan menabrak mobil McLaren Lando Norris, yang kemudian menabrak sisi mobil Red Bull Max Verstappen.

Steward menilai Bottas sebagai penyebab kecelakaan yang terjadi ketika trek masih basah tersebut serta menambah dua poin penalti.

Baca juga: Mobil Kehabisan Bahan Bakar, Vettel Didiskualifikasi dari GP Hongaria

"Steward mempertimbangkan kondisi trek, akan tetapi pebalap mobil nomor 77 sepenuhnya disalahkan untuk tabrakan itu," ungkap pernyataan pengawas balapan.

Bendera merah dikibarkan dan balapan harus start ulang ketika empat pebalap yaitu Bottas, Charles Leclerc (Ferrari), Lance Stroll (Aston Martin), dan Sergio Perez (Red Bull) tidak bisa melanjutkan lomba.

Bottas melakukan start dengan buruk dan dilewati Norris dan Verstappen sebelum kemudian ia terlambat mengerem menuju tikungan pertama.

"Maaf, rekan-rekan," kata Bottas, yang juga menabrak Perez, lewat komunikasi radio.

Verstappen melanjutkan lomba, sempat melorot ke P13 sebelum mengamankan satu poin setelah finis P10 dengan mobil yang mengalami kerusakan cukup parah.

Hasil itu memungkinkan tim rival Mercedes dan juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton mengambil alih pimpinan klasemen konstruktor dan pembalap
sementara setelah ia finis podium di peringkat tiga.

Leclerc mendapati Stroll menabrak mobilnya. Sang pembalap Monako itu mengutarakan kekesalannya lewat Twitter dengan menyindir insiden itu seperti permainan bowling.

"Saya rasa pada dasarnya Bottas kehilangan kendali mobilnya pada awalnya. Jelas Bottas membuat kesalahan besar dan menyebabkan semua orang keluar dari balapan," kata Perez kepada tv Sky Sports.

"Sangat disayangkan dan pukulan keras bagi kami sebagai tim. Kami juga kemungkinan besar kehilangan mesin," lanjutnya.

Saat balapan ditunda, McLaren memutuskan untuk tidak menurunkan Norris sehingga hanya 15 mobil yang berlaga hari itu.

Bos tim McLaren Andreas Seidl mengatakan mobil milik Daniel Ricciardo juga mengalami kerusakan akibat kekacauan di lap pembuka hari itu.

Pembalap Prancis Esteban Ocon tampil dominan sejak restart dan mengklaim kemenangan perdananya di Formula 1 untuk tim Alpine.

Juara dunia empat kali Sebastian Vettel mengamankan podium keduanya musim ini untuk tim Aston Martin, dengan Hamilton melengkapi mimbar di peringkat ketiga. (Ant/OL-1)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Indrayadi TH

Penonton Mimika Membludak, Satgas Prokes Minta Wajib Pakai Masker

👤 Ilham Ananditya 🕔Minggu 26 September 2021, 13:21 WIB
Selama penyelenggaraan PON XX Papua, pihak BNPB membagikan sebanyak 1,4 juta masker untuk empat klaster pengelenggara PON 2021 di...
Adrian DENNIS / AFP

Petinju Kelas Berat Anthony Joshua Ingin Tanding Ulang Lawan Usyk

👤Ilham Ananditya 🕔Minggu 26 September 2021, 11:07 WIB
Berada di hadapan 66.267 penonton London, Oleksandr Usyk berhasil merebut gelar juara kelas berat tinju dunia dari tangan Anthony...
MI/Rendy Ferdiansyah.

Babel Siapkan Bonus Rp250 Juta untuk Medali Emas PON Papua

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 26 September 2021, 10:40 WIB
Dirinya berharap peringkat Bangka Belitung di PON XX Papua lebih baik dan meningkat dari tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya