Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia Formula 1 tujuh kali Lewis Hamilton, Kamis (24/6), menyatakan telah membuka pembicaraan terkait perpanjangan kontrak dengan
Mercedes serta mendukung Valtteri Bottas bertahan sebagai tandemnya.
Hamilton dan Bottas akan habis masa kontraknya pada akhir musim ini. Saat sang pembalap Britania itu diharapkan lanjut membela tim Silver Arrow, beredar spekulasi mengenai siapa yang bakal mengisi bangku kedua di Mercedes.
"Kami telah memulai pembicaraan," kata Hamilton jelang Grand Prix Styria di Austria.
Baca juga: VR46 akan Ramaikan MotoGP Mulai Tahun Depan
"Tidak banyak yang bisa dikatakan soal itu tapi kami berdiskusi dan berjalan positif," lanjutnya.
Kontrak Hamilton dengan Mercedes musim ini diumumkan, Februari awal tahun ini setelah pembicaraan kedua pihak terganjal pandemi yang mempengaruhi jalannya musim 2020.
Hamilton juga sempat terjangkit covid-19 dan melewatkan satu balapan di Bahrain.
Bos tim Mercedes Toto Wolff juga ingin kontrak selanjutnya diselesaikan lebih awal.
Mercedes juga mempertimbangkan pembalap Inggris George Russell, yang saat ini membalap untuk tim Williams tapi memiliki kontrak jangka panjang dengan Mercedes, sebagai pengganti potensial Bottas.
Bottas telah membela Mercedes sejak 2017, menggantikan juara dunia Nico Rosberg, yang menyatakan pensiun di pengujung musim 2016.
Pembalap Finlandia itu kini menghuni peringkat lima klasemen, separuh dari poin Hamilton, yang telah memenangi tiga balapan musim ini dari tujuh yang telah digelar untuk berada di peringkat dua klasemen setelah pebalap Red Bull Max Verstappen.
"Valtteri adalah rekan satu tim saya sekarang dan kami berdua memiliki suka duka dalam karier kami," kata Hamilton. "Saya rasa dia rekan satu tim yang fantastis dan saya melihat itu tidak perlu diganti."
Bottas membuat spekulasi semakin santer dengan sikapnya terhadap tim ketika mengeluh lewat radio di GP Prancis, akhir pekan lalu, bahwa strateginya tidak didengar oleh tim.
Kemudian, di Monako, ia mengatakan kepada reporter bahwa ia juga mengeluhkan soal pitstop sebelum upayanya menaklukkan sirkuit jalan raya
itu dihentikan kegagalan mekanis ketika kru tim tidak bisa melepas ban depan kanan mobil sang pembalap.
Ada yang membaca tanda-tanda bahwa Bottas tahu dia bakal digeser dari tim dan bicara tanpa beban kepada tim.
"Persepsi itu sama sekali salah," kata Bottas. "Kami memiliki hubungan yang baik dengan tim dan tidak ada masalah. Situasinya normal."
"Apa yang telah membawa kami sejauh ini sebagai tim selalu tegas, dan selalu jujur terhadap perasaan Anda dan jika Anda merasa ada ruang untuk perbaikan. Jadi tidak ada hal baru dan semuanya baik-baik saja," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Tahun lalu, Hamilton terjangkit covid-19 dan harus melewatkan balapan penultima musim, Grand Prix Sakhir di Bahrain, pada Desember.
Verstappen membawa pulang satu poin namun tergeser dari posisi puncak klasemen setelah Lewis Hamilton finis podium di peringkat tiga.
Balapan tersebut dihentikan sementara setelah Bottas terlambat mengerem dan menabrak mobil McLaren Lando Norris, yang kemudian menabrak sisi mobil Red Bull Max Verstappen.
PEMBALAP Tim Mercedes Lewis Hamilton mengklaim pole position balap Formula 1 GP Hongaria untuk kedelapan kalinya setelah tampil tercepat di babak kualifikasi, Sabtu (31/7).
Hamilton diganjar penalti 10 detik karena insiden tersebut, namun sang pebalap Inggris mampu mengklaim kemenangan di kampung halamannya.
Tim Formula 1 itu optimistis jika kasus itu ditinjau ulang, pembalap Mercedes itu akan diganjar hukuman yang lebih berat bahkan didiskualifikasi dari GP Inggris.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved