Rabu 23 Juni 2021, 03:30 WIB

Ban Depan Jadi Masalah Krusial Ferrari di Musim Balap Tahun Ini

Mediaindonesia.com | Olahraga
Ban Depan Jadi Masalah Krusial Ferrari di Musim Balap Tahun Ini

AFP/Christophe Simon
Mobil balap ferrari yang dikemudikan Charles Lerlec

MASALAH yang didapati Ferrari ketika Grand Prix Prancis menunjukkan kelemahan tim Italia itu dengan ban depan belum hilang dan mereka harus memperbaikinya untuk musim depan, ungkap bos tim Mattia Binotto.

Balapan pada Minggu di Le Castellet menjadi kali pertama bagi Ferrari gagal mencetak poin tahun ini, saat pebalap Spanyol Carlos Sainz finis P11 dan Charles Leclerc di P16.

Padahal mereka mengamankan posisi start masing-masing P5 dan P6 di kualifikasi, setelah Leclerc meraih pole position di Monako dan Azerbaijan.

Akan tetapi, Ferrari menyelesaikan akhir pekan di Sirkuit Paul Ricard dengan mendapati posisinya turun peringkat empat klasemen konstruktor setelah disalip McLaren.

"Kami belum mampu membuat ban bekerja seperti yang harus kami lakukan dan saya kira performa kami sangat terkait dengan ban, cara kami membuatnya bekerja," kata Binotto seperti dikutip Reuters, Selasa.

Le Castellet batal menggelar balapan tahun lalu karena pandemi Covid-19, tapi Binotto mengatakan kondisi panas dan tikungan kecepatan tinggi yang memberi energi yang sangat banyak kepada ban menjadi masalah seperti sebelumnya.

"Kami harus mengatasi itu dan itu belum terlaksana," kata Binotto. "Melihat ke depan penting bagi kami untuk belajar."

Baca juga : Sandiaga: World Superbike di Mandalika Bisa Dihadiri Penonton

Binotto mengatakan pengembangan mobil saat ini belum cukup untuk mengatasi masalah tersebut.

"Untuk mengatasinya, saya rasa kami perlu memiliki perubahan perangkat keras, seperti misalnya pelek, yang tidak memungkinkan karena regulasi," kata dia.

"Saya rasa lebih penting bagi kami untuk mencoba memahami dan mengatasi hal itu secara definitif untuk tahun depan. Sementara itu saya rasa masalah ini akan terjadi lagi di sejumlah balapan tapi tidak di semua trek."

Sainz, yang diboyong dari McLaren tahun ini, mengatakan Ferrari cenderung lebih kewalahan di balapan ketimbang di kualifikasi tapi ada masanya kecepatan bukan menjadi kendala bagi tim Italia itu di sejumlah balapan.

"Sangat jelas bahwa kami memiliki jendela yang sangat sempit untuk membuat ban depan bekerja dan kami cenderung lebih kewalahan dengan graining dan keausan (ban) depan ketimbang (apa yang dialami) kompetitor kami," kata Sainz.

"Sekarang kami sedang mencoba memahami mengapa kami memiliki jendela yang sempit seperti itu dan kenapa kami lebih kesulitan dengan keausan ban depan ini."

Prancis mengawali rangkaian tiga balapan beruntun musim ini, dengan dua balapan di Red Bull Ring Austria digelar dalam dua pekan ke depan. (Ant/OL-7)

Baca Juga

AFP/Tiziana FABI

Usai Raih Medali Emas Olimpiade, Zverev Incar Gelar AS Terbuka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 07:40 WIB
Zverev, yang berperingkat dunia, mencapai babak final AS Terbuka pada tahun lalu. Itu merupakan kali pertama dan satu-satunya final Grand...
AFP/Odd ANDERSEN

Dressel Tegaskan tidak Ubah Gaya Hidup Usai Raih Medali Emas Olimpiade

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 07:04 WIB
Dressel memenangkan tiga nomor perseorangan--gaya kupu-kupu 100 meter putra, gaya bebas 50 meter dan 100 meter putra, plus dua medali emas...
AFP/Tiziana FABI

Tiga Petenis Papan Atas Mundur dari Turnamen WTA Montreal

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 06:29 WIB
Akibat mundurnya Osaka, petenis peringkat tiga dunia asal Belarus Aryna Sabalenka menjadi unggulan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya