Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAPAN Formula 1 pertama di Arab Saudi, Desember mendatang, akan menampilkan sirkuit jalanan tercepat sepanjang sejarah. Hal itu diungkapkan Formula 1, Kamis (18/3).
Formula 1 menyebut balapan di Kota Jeddah itu akan menampilkan para pembalap mencapai kecepatan hingga 250 kilometer per jam dengan jarak tempuh 6.175 km, terpanjang kedua dalam rangkaian balapan musim depan.
"Sirkuit jalanan tercepat sepanjang sejarah. Itulah yang akan dihadapi para pembalap saat mereka berlaga di balapan pertama GP Arab Saudi di Jeddah pada 5 Desember mendatang," ungkap Formula 1 dalam pernyataan resmi mereka.
Baca juga: Rosberg Beri Wejangan ke Anak Michael Schumacher
Sirkuit yang berada di tepi Laut Merah itu akan menampilkan 27 belokan.
"Desain sirkuit ini tidak hanya menampilkan sirkuit jalan yang modern namun juga area yang mengalir cepat sehingga akan menampilkan balapan yang cepat dan banyak kesempatan untuk saling mendahului," kata Managing Director Formula 1 Ross Brawn.
"Latar belakangnya juga luar biasa yaitu Laut Merah. Kami tidak sabar menunggu melihat mobil Formula 1 melahap sirkuit itu pada Desember," imbuhnya.
Balapan di Arab Saudi itu akan menjadi balapan kedua sebelum terakhir di rangkaian 23 balapan pada 2021. (AFP/OL-1)
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved