Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI merebut gelar ATP Finals 2020 dengan mengalahkan petenis Austria Dominic Thiem 4-6, 7-6(2), dan 6-4, petenis Rusia Daniil Medvedev mengatakan kemenangannya itu memberikan banyak harapan untuk kariernya di masa depan.
Selain merebut trofi ATP Finals 2020, kemenangan Medvedev atas Thiem pada pertandingan yang digelar di The O2 Arena London, membuat sejarah di ATP Final. Petenis Rusia itu berhasil mengalahkan tiga besar petenis dunia dalam satu edisi turnamen bergabung bersama Boris Becker (1994), Novak Djokovic (2007), dan David Nalbandian (2007).
Pada babak fase grup, Medvedev berhasil menaklukkan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic, kemudian unggulan kedua Rafael Nadal di semifinal, dan petenis peringkat tiga dunia di babak final.
Baca juga: Juara ATP Finals, Medvedev: Itu Kemenangan Terberat Saya
"Level permainan saya di sini, terutama di dua pertandingan terakhir yang saya menangkan sangat luar biasa. Itu bisa memberi saya banyak hal dan harapan untuk karier masa depan saya," ujar Medvedev dikutip dari ATPtour, Senin (23/11).
"Jadi ini adalah dorongan kepercayaan yang besar untuk semua Grand Slam yang akan datang dan semua turnamen. Semoga saya bisa terus bermain seperti ini," tuturnya.
Memenangkan 10 pertandingan berturut-turut sejak perjalananya di Paris Masters, beberapa pekan lalu, dilanjutkan di ATP Finals, perjalanan petenis berusia 24 tahun itu tidak selalu mulus sepanjang musim 2020.
"Turnamen yang saya mainkan sebelum Paris Masters, saya kalah dari Reilly Opelka di St Petersburg, sama seperti di Wina kalah dari Kevin Anderson dan saat itu saya merasa tidak tahu apakah level permainan terbaik saya akan kembali pada musim ini. Akhirnya perjalanan saya di Paris membuat saya bermain lebih baik hingga saat ini," terangnya.
"Mengalahkan Dominic dengan penampilan terbaiknya hari ini, adalah salah satu kemenangan terbaik dalam hidup saya," tukasnya.
Kemenangan Medvedev di The O2 Arena, London menjadi pertandingan ATP Finals terakhir yang digelar di London setelah 12 tahun lamanya. Tahun depan turnamen yang menjadi perebutan gelar penutup di penghujubg musim akan berpindah ke Turin, Italia. (Atptour/OL-1)
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
Petenis Kanada Felix Auger-Aliassime melaju ke semifinal ATP Finals melawan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz setelah mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev.
Jannik Sinner mengalahkan Ben Shelton 6-3 dan 7-6 (3), untuk mempertahankan catatan sempurnanya di ATP Finals.
Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors ATP Finals.
Alex de Minaur mempertahankan asa lolos ke semifinal ATP Finals dan kemudian mengakhiri mimpi Taylor Fritz di Turin, saat ia meraih kemenangan 7-6 (3) dan 6-3 di ATP Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved