Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) menyayangkan keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait pembatalan sejumlah turnamen di kawasan Asia.
Keputusan itu dinilai merugikan dunia bulu tangkis. Sejumlah turnamen pada September harusnya menjadi ajang pemanasan bagi atlet. Khususnya jelang kompetisi Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober.
"Ini adalah hal yang merugikan buat dunia bulu tangkis, khususnya untuk atlet. Di sisi lain, kami bisa mengerti, karena pandemi belum teratasi. Seperti Jepang dan Tiongkok, yang mengalami second wave covid-19," papar Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, saat dihubungi, Rabu (29/7).
Baca juga: BWF Batalkan Empat Turnamen Bulu Tangkis di Asia
Hingga saat ini, status penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber masih sesuai jadwal. BWF juga belum memberikan informasi terkait ajang perebutan dua lambang supremasi bergengsi tersebut.
"Secara prinsip, kami harus menunggu keputusan BWF terkait Piala Thomas dan Uber. Kami tetap melangsungkan simulasi. Ini penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan atlet,” pungkas Budiharto.
Rencananya, PBSI menggelar simulasi Piala Thomas dan Uber pada awal September. Simulasi akan berlangsung di Pelatnas Cipayung, Jakarta.(OL-11)
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved