Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memutuskan waktu penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/Papua pada 2-13 Oktober 2021. Keputusan itu diambil saat rapat virtual bersama KONI di daerah, Selasa (12/5).
“Tidak ada nomenklatur yang berubah. Hanya soal tanggal dan tahun saja,” kata Sekjen KONI Pusat Ade Lukman saat dihubungi, Selasa (12/5).
Keputusan itu diambil setelah disesuaikan dengan agenda kejuaraan yang akan berlangsung tahun depan. Selanjutnya, KONI Pusat akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga ihwal tanggal tersebut.
Selain itu, kata Ade, KONI Pusat memutuskan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan tetap sama yakni 37 cabang. Selain itu, tidak ada kualifikasi ulang yang dilakukan meski PON ditunda tahun depan.
“Hasil kualifikasi yang sudah dilakukan menjadi acuan dan tidak ada kualifikasi lainnya,” tegasnya.
Baca juga : Prancis Terbuka bisa Digelar Namun tanpa Penonton
Kegiatan persiapan PON Papua tetap dilanjutkan dengan protokol kesehatan serta tetap berpedoman pada jumlah cabang olahraga, nomor, dan kuota atlet yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ade menjelaskan, KONI belum memutuskan soal waktu pelaksanaan PON selanjutnya apakah berpengaruh akibat penundaan PON. Untuk diketahui, pascaPON Papua, rencananya PON akan digelar di Sumatera Utara dan Aceh pada 2024.
“Di rapat tadi sempat ada yang menyinggung, tapi belum diputuskan. Saya pikir enggak akan berubah atau mundur, tetap 2024, ini kan karena pandemi jadi diundur,” kata Ade.
Terpisah, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto belum mau berkomentar ihwal keputusan dari KONI Pusat. Pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi. “Kami tunggu suratnya,” kata Gatot.
Terkait anggaran, dalam rapat kerja virtual dengan Komisi X DPR RI, Menpora Zainudin Amali mengatakan telah merelokasi anggaran penyelenggaraan PON XX dan Peparpenas Papua untuk penanganan covid-19. Ada Rp328,2 miliar yang direlokasi dari total Rp500 miliar anggaran yang disiapkan untuk dua multievent nasional tersebut. (OL-7)
KONI Sulut mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera mengirimkan surat resmi sebagai tanda keseriusan membangun kerja sama.
KONI Pusat memberikan apresiasi terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang diketuai Peter Layardi Lay.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur mengucurkan bonus mencapai Rp80,7 miliar bagi para atlet, pelatih, dan ofisial kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024 serta Peparnas XVII Solo 2024.
PON Bela Diri menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet berjenjang di Indonesia.
Tarung derajat diikuti oleh 22 provinsi dengan total mencapai 300 peserta, termasuk ofisial.
PON Bela Diri akan diikuti oleh 2.656 atlet dari 38 provinsi.
Menpora Dito Ariotedjo secara khusus memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada NTB.
Dengan adanya sinergi antar level pemerintahan dan dukungan anggaran yang berkesinambungan, maka diharapkan dapat melahirkan atlet tangguh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved