Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Bulgaria Grigor Dimitrov menyumbang alat bantu pernapasan atau "ventilator" ke rumah sakit yang berada di kota asalnya yaitu Haskovo, Bulgaria, sebagai upayanya dalam peran sosial membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 di negaranya.
"Saya datang dari kota yang sangat kecil dan saya tak akan pernah lupa dari mana saya berasal. Saya hanya ingin membantu, sesederhana itu. Selama ini saya bermain untuk Bulgaria, saya masih punya paspor Bulgaria. Saya sangat mengagumi masyarakatnya dan semua dukungan yang sudah diberikan selama ini. Ini bukan usaha mengembalikan apa yang sudah diberikan negara, tapi lebih dalam lagi hal ini lah yang membuatku hidup," kata Dimitrov dalam laporan laman ATP, Senin (6/4).
Saat ini petenis peringkat 19 dunia tersebut tinggal di California, Amerika Serikat, namun masih menjalin komunikasi dan keakraban dengan keluarganya di kota asalnya. Kabar mengenai virus corona yang juga menjangkiti Bulgaria turut mengejutkan dirinya.
Ia yakin bahwa kerja sama dalam bentuk bantuan bisa membantu seluruh orang di dunia bisa merasa terbantu.
"Saya selalu memperhatikan apa yang terjadi di negaraku. Kita sering lupa siapa pahlawan sebenarnya dalam situasi seperti ini, yaitu para dokter, pegawai stasiun bahan bakar dan toko kebutuhan pokok, petugas kebersihan di rumah sakit. Kalian harus menghargai mereka dan kupikir kita tidak selalu berbuat baik pada mereka, bahkan dalam situasi normal sekali pun," pungkas Dimitrov.
Petenis berusia 28 tahun ini juga tengah mencari jalan lain untuk melanjutkan usaha amalnya di masa mendatang. Ia mengakui bahwa punya catatan rencana untuk kegiatan amal lainnya.
"Semoga saya punya kesempatan bagus, rekanan yang tepat, dan rencana yang baik untuk melakukan apa yang saya inginkan, entah di ranah kesehatan atau pendidikan, atau semacamnya. Saya tahu ada hal besar lainnya di luar sana, saya tak hanya ingin berkontribusi, tapi juga menjadi bagian langsung di dalamnya," katanya. (OL-12)
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memilih menatap ajang Indian Wells 2026 dengan pendekatan realistis. Ia tidak memasang target khusus, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas.
Carlos Alcaraz mengincar gelar ketiga di Indian Wells 2026 dengan modal 12 kemenangan beruntun. Simak pengakuan sang petenis nomor 1 dunia tentang ambisi mengejar rekor Novak Djokovic
Daniil Medvedev, bintang tenis dunia terjebak di Dubai akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Terancam absen di ATP Masters 1000 Indian Wells.
Duet Janice/Piter berhasil menghentikan langkah pasangan Marie Bouzkova (Rep Ceko) dan Ann Li (Amerika Serikat) melalui kemenangan straight set 7-6 (3) dan 6-3.
Daniil Medvedev menang dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-2 atas Felix Auger-Aliassime di laga semifinal Dubai Duty Free Tennis Championships.
Masuk ke lapangan dengan catatan buruk 0-11 melawan petenis peringkat lima dunia, Miomir Kecmanovic akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan tersebut dengan mengalahkan Alexander Zverev.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved