Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia lima kali Jorge Lorenzo bernostalgia dengan Yamaha setelah mendapat peran baru sebagai pembalap di program pengembangan tim Yamaha Factory Racing.
Lorenzo, yang pensiun sebagai pembalap MotoGP, akhir musim lalu, akan kembali ke paddock Yamaha untuk bekerja sama dengan kepala kru Yamaha Factory Racing Test Team Silvano Galbusera .
"Kembali ke Yamaha membangkitkan sejumlah kenangan indah. Kami meraih banyak podium dan kemenangan dan tiga gelar ketika bersama, jadi kami tahu di mana kekuatan kami," kata Lorenzo di laman resmi tim, Kamis (30/1).
"Saya ingin berterima kasih kepada Yamaha atas kesempatan ini, karena ini memungkinkan saya melakukan apa yang saya cintai, mengendarai sepeda motor dan mendorong batasnya, sementara menikmati gaya hidup yang lebih tenang dari pada tahun tahun sebelumnya," imbuhnya.
Baca juga: Tergusur Quartararo, Rossi belum Putuskan Masa Depannya di Yamaha
Lorenzo menjalani debut MotoGP dengan Yamaha pada 2008 dan menghabiskan sembilan musim bersama tim asal Iwata itu dengan memenangi tiga gelar kelas premier di atas motor YZR-M1 pada 2010, 2012, dan 2015.
Lorenzo akan mengendarai M1 untuk pertama kalinya tahun ini di ajang shakedown yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, 2-4 Februari.
Dia juga ambil bagian di tes resmi IRTA dan sejumlah tes privat Yamaha tahun ini.
Kendati demikian, belum ada rencana dari Yamaha untuk membuat Lorenzo sebagai pembalap wild card. Namun, peluang untuk itu tetap terbuka jika ia memutuskan membalap lagi.
"Saya sangat senang dengan keputusan kembali bergabung dengan Yamaha Factory Test Team. Saya berencana selalu terlibat dalam MotoGP dan kembali ke paddock. Saya rasa ini adalah peran yang cocok untuk saya," kata Lorenzo.
"Saya paham tim ini dan juga M1 dengan baik. Yamaha cocok dengan cara membalap saya dan akan menarik untuk kembali bertemu dengan motor lama saya."
"Saya ingin melakukan yang terbaik untuk masa depan Yamaha dan saya harap pengalaman membalap saya akan sangat berguna bagi teknisi dan pembalap Yamaha untuk kembali merebut gelar bagi Yamaha," tambahnya.
Sebelumnya, Yamaha Factory Racing juga telah resmi memperpanjang kontrak Maverick Vinales dan menarik Fabio Quartararo untuk musim 2021-2022, menggantikan Valentino Rossi yang akan menghabiskan kontraknya bersama tim pabrikan tahun ini. (OL-1)
Yamaha Indonesia siapkan 130 bengkel jaga dan posko mudik Lebaran 2026 di Ciwandan & Ketapang. Cek promo diskon servis, oli, dan suku cadang di sini!
Toprak Razgatlioglu mengungkapkan ia belum sepenuhnya mempercayai karakteristik ban depan Michelin, yang menjadi kendala utama dalam persiapan menuju seri pembuka MotoGp, akhir pekan ini.
Seri MGX dan URX dirancang untuk memberikan solusi audio yang praktis namun tetap berkualitas tinggi, baik untuk produksi konten, live streaming, maupun kebutuhan profesional lainnya.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved