Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RAJA Sapta Oktohari resmi menerima jabatan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023 usai melangsungkan serah terima jabatan dari pimpinan sebelumnya, Erick Thohir.
Proses sertijab berlangsung di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang terletak di Lantai 16 Gedung Fx Sudirman, Jakarta, Senin (4/11).
Okto, sapaan akrabnya, mengatakan jika tugas menjadi Ketum KOI merupakan tugas yang berat. pasalnya, banyak tantangan yang telah menanti KOI. Tugas menjadi tuan rumah berbagai event internasional, maupun memastikan prestasi dari atlet Indonesia di kancah dunia.
"Ini berat. tapi kami sangat yakin dengan kerjasama yang baik, saya harap Indonesia akan kembali tampil dan jadi pemenang di ajang bergengsi," tutur Okto, Senin (4/11).
Ia pun ingin seluruh stakeholder terkait, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bisa selaras dan bersinergi untuk memajukan olahraga nasional lebih baik lagi.
Hal senada diungkapkan oleh Zainudin Amali selaku Menpora. Ia mengaku tidak ragu dengan kepengurusan KOI sekarang, karena Zainudin ingin kedepannya, tak ada polemik antarpemangku kepentingan olahraga.
Baca juga: Menu Latih Tanding jadi Santapan Petinju Jelang SEA Games
"Kalau ada masalah dengan saya tolong sampaikan saja, jangan dijadikan polemik. Kita harus saling koordinasi, tidak bisa kita jalan sendiri-sendiri," ucap Zainudin dalam acara sertijab.
"Kepada Okto dan pengurus baru KOI, saya kira teruskan. Anda jangan merasa ini sulit karena menghantikan orang yang levelnya tinggi.
"Kalau pikiran atlet itu, ada tantangan tinggi ya harus dipecahkan rekornya. Jadi cara mengelola organisasi olahraga harus sama dengan pemikiran atlet," tambahnya.
Kedepannya, tugas berat sudah menanti Okto dan kepengurusan baru KOI. Indonesia cukup aktif menyelenggarakan ajang internasional di masa mendatang.
Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Formula E 2020 Jakarta, MotoGP 2021 Mandalika, Piala Dunia U-20 2021, sampai Piala Dunia Basket 2023.
"Tugas utama NOC Indonesia adalah menjadi tuan rumah dari event-event yang kancahnya level dunia, sekaligus bertugas mengantarkan atlet-atlet kita menduduki peringkat-peringkat terbaik di dunia," ujar pria yang sempat menjabat ketua panitia Asian Para Games 2018 itu. (OL-1)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved