Senin 04 November 2019, 21:08 WIB

Menu Latih-Tanding jadi Santapan Petinju RI Jelang SEA Games

Despian Nurhidayat | Olahraga
Menu Latih-Tanding jadi Santapan Petinju RI Jelang SEA Games

Antara/Wahyu Putro A
Petinju Kornelis Kwangu Langu saat menjalani Pelatnas

KURANG dari sebulan jelang penyelenggaraan SEA Games 2019 Filipina, Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) memperbanyak porsi latih-tanding petinju Indonesia yang akan tampil di multiajang dua tahunan tersebut.

Pelatih tinju Indonesia, Hermenson Ballo mengatakan, latih-tanding dilakukan sedikitnya tiga kali dalam sepekan. Pemusatan latihan nasional (pelatnas) tinju saat ini dipusatkan di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Selain latih-tanding, jam terbang Julio Bria cs juga terus diperbanyak. Tercatat sudah 6 turnamen yang dijadikan sebagai ajang uji coba petinju Indonesia jelang laga di Filipina nanti.

Terbaru, yakni Kornelis Kwanggu Langu mengikuti LVIV Boxing Cup di Ukraina pada 7-13 Oktober dan gelaran Asian Boxing Champoionship di Nanning, Tiongkok, 23-28 Oktober.

Hermenson mengungkapkan dalam dua ajang tersebut, petinju Indonesia meraih hasil positif. Dari empat petinju yang mengikuti kejuaraan di Ukraina, tiga diantaranya sukses membawa pulang medali,

Baca juga ; Menpora Janji Sisa Anggaran Pelatnas SEA Games 2019 Segera Cair

Medali yang berhasil direbut yaitu satu emas, perak, dan perunggu. Farrand Papendang yang turun di 63 kg putra adalah petinju yang sukses meraih emas.

“Kemudian perak adalah petinju kelas 49 kg putra, Kornelis Kwanggu Langu, dan perunggu melalui Maikel Muskita di kelas 75 kg putra,” ungkap Hermensen kepada Media Indonesia, Senin (4/10).

Sementara di Tiongkok, Indonesia juga meraih dua emas dan dua perak. Untuk emas, masing-masing diraih Endang di kelas 48 kg putri dan Lucky Hari di divisi 58 putra

Sedangkan Erniati Ngongo dan Julio Bria, masing-masing meraih perak di kelas 60 kg putri dan 60 kg putra. Hermensen mengungkapkan selain Tiongkok dan Ukraina, sebelumnya petinju Indonesia juga melakukan uji coba di empat negara lainnya.

“Pertama di Kejuaraan Asia di Bangkok, Thailand, April lalu. Kemudian di Shanghai, Juni. Setelah itu, kami juga turun di Piala Presiden di Labuan Bajo, NTT, dan Kejuaraan Dunia di Rusia, Agustus lalu,” lanjutnya.

Dengan serangkaian hasil positif selama menjalani uji coba, Hermensen optimistis skuat Merah Putih dapat meraih hasil baik di SEA Games, nanti.

Hermensen mengungkapkan pihaknya mematok target dua emas. Namun ia tak menyebut secara rinci kelas mana yang berpeluang membawa pulang medali.

“Itu rahasia kami. Karena untuk menjaga strategi tim. Lawan pasti akan melakukan cara jika kami menyebut kelas mana yang menjadi andalan. Yang jelas kami mematok dua emas. Semoga target tersebut dapat,” tutur pria 48 tahun itu.

Baca juga : Pertajam Teknik di Sisa Waktu

Berbicara mengenai peta persaingan, Hermensen mengungkapkan pada gelaran multicabang du tahunan tersebut, Filipina dan Thailand adalah pesaing terberat.

“Dua negara tersebut memiliki petinju hebat. Filipina juga mempersiapkan diri dengan menggelar latihan di di Jerman. Sementara Thailand di Kuba. Mereka merupakan dua negara terkuat pada SEA Games nanti,” tambahnya.

Adapun saat ini petinju yang mengikuti pelatnas sebanyak 14 orang. Pada SEA Games nanti, hanya sembilan yang akan bersaing.

“Sisanya menjadi lawan latih tanding selama berlatih. Sejauh ini persiapan juga berjalan dengan baik. Kami meminta dukungan masyarakat Indonesia agar bisa pulang dengan membanggakan,” tutup Hermenson.

Sebagai informasi, pada SEA Games 2017 Malaysia, tim tinju membawa pulang satu emas, perak, dan perunggu. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More