Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Grospe Ismael.Jr, dari Tim Go For Gold Philippines berhasil mendobrak dominasi Jesse Ewart pada etape III ajang sport tourism Tour de Singkarak (TdS) 2019, tadi siang.
Ia berhasil finish terdepan dengan torehan waktu 3 jam 16 menit 14 detik disusul peringkat kedua, pebalap asal Indonesia, Suryadi Bambang dari PGN Road Cycling Team dengan catatan waktu yang sama.
Kurniawan dari Banyuwangi Road Cycling Community menyusul pada urutan ketiga dengan selisih waktu 4 detik. Jesse Ewart, pebalap Australia dari Team Sapura Cycling yang dua etape sebelumnya menjadi jawara berturut-turut, terpaksa harus mengakui keunggulan Grospe. Ia hanya mampu finish pada urutan ke 26 dengan catatan waktu 3 jam 16 menit 56 detik.
Meski finish diurutan belakang, namun Jesse Ewart masih berhak mengenakan Yellow Jersy dan memimpin klasemen sementara dengan total catatan waktu 8 jam 42 menit 29 detik, selisih 1 menit 9 detik dari Raileanu Cristian, pebalap dari Team Sapura Cycling dan tetap menjaga jarak dari pebalap asal tim Go For Gold Philippines, Grospe Ismael.
Jesse tetap bisa mempertahankan gelar untuk kategori Best Sprinter Classification dan tetap berhak mengenakan Green Jersey. Hingga
kini, total poin yang dibukukan oleh Jesse Ewart untuk kategori Best
Sprinter Classification yakni 36 poin. Disusul oleh Suryadi Bambang dengan total 33 poin diurutan kedua dan Grospe Ismael Jr pada urutan ketiga dengan total 23 poin.
Sementara untuk kategori Best Climber Classification, Grospe Ismael berhasil menyabet Polka Dot Jersey setelah berhasil menempati posisi pertama dengan 44 poin. Sebelumnya, 94 pebalap yang tersisa pada
etape ke III ini, dihadapi dengan medan lintasan yang cukup berat. Ada tiga titik sprint dan tiga tanjakan sepanjang lintasan 129,9 kilometer. (OL-11)
Jonas Vingegaard membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.
Tim balap sepeda Indonesia harus menerima hasil di luar harapan pada ajang SEA Games 2025. Turun pada nomor men’s team pursuit, Indonesia gagal meraih medali emas.
CABANG olahraga balap sepeda kembali menjadi salah satu kontributor perolehan medali emas kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
KONTINGEN Indonesia kembali menambah medali emas SEA Games 2025 dari cabang menembak serta balap sepeda.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama di SEA Games 2025 diyakini terbuka lebar dari nomor Balap Sepeda Downhill.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved