Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RAJA Sapta Oktohari, secara resmi terpilih menjadi ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023, setelah menggelar kongres istimewa KOI di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Rabu (9/10).
Tugas berat bakal menanti Okto. Pasalnya, ia akan meneruskan tongkat estafet dari kepengurusan sebelumnya guna meloloskan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.
Kepengurusan KOI masih memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan segala kebutuhannya dengan baik.
Apalagi, Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach telah mengumumkan jika bidding tuan rumah Olimpiade 2032 tidak akan dilaksanakan pada saat Olimpiade Tokyo 2020.
"Nanti pada saat Olimpiade Tokyo pada 2020, kita akan berjuang merebut emas dan hati para peserta Olimpiade untuk memercayakan Olimpiade 2032 di Indonesia," ucap Okto.
Baca juga : Raja Sapta Oktohari Resmi Jabat Ketua Umum KOI 2019-2023
Caranya, Okto ingin terlebih dahulu memaksimalkan komunikasi yang telah terjadi antara cabor. Okto percaya jika setiap cabor punya jaringan di dunia bahkan Asia.
"Saya juga dengan jaringan yang ada di Asian Cycling Confederation (ACC) itu bisa menambah kepercayaan negara untuk pilih Indonesia. Itu yang akan kami lakukan dan coba maksimalkan," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) itu.
Selain itu, Okto juga berencana untuk berkoordinasi dengan pengurus baru dan Komite Eksekutif lama untuk duduk bersama mengusahakan perbaikan UU Olahraga secara signifikan.
"Kita di olahraga itu punya keinginan untuk sukses setiap pelaksanan, administrasi, prestasi, dan kalau jadi tuan rumah sukses akan memberikan warisan kepada generasi selanjutnya," ucapnya.
"Cabor yang bersatu akan menghasilkan prestasi olahraga yang gemilang," tambahnya. (OL-7)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved