Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memastikan meraih satu tiket final di ganda putra pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Kepastian tersebut terjadi setelah dua pasangan ganda putra Indonesia lolos ke babak empat besar.
Di babak semifinal, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan bertemu dengan pasangan senior mereka, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Di babak perempat final, Fajar/Rian merebut menghentikan langkah pasangan Korea Selatan, Choi Solgyu/Seo Seung-jae dengan straight-game 21-13 dan 21-17. Kemenangan tersebut sekaligus membalas kekalahan Fajar/Rian dari pasangan 'Negeri Ginseng' tersebut dengan skor 21-17, 13-21, 19-21.pada turnamen Australian Terbuka 2019.
“Kami benar-benar menjaga fokus dan stamina. Sebelumnya kami kalah lawan mereka di Australian Open. Itu juga kalau nggak salah kami sudah leading di game ketiga. Tapi kami bisa kalah. Jadi kami nggak mau mengulangi kesalahannya lagi. Jadi pelajaran pastinya,” kata Fajar seusai laga yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss. Jumat (23/8).
Fajar/Rian mengakui melawan pasangan senior dengan julukan the Daddies tersebut tak mudah. Dengan pengalaman yang sangat mumpuni, kendati tak lagi muda, Hendra/Ahsan masih meraih dua gelar juara dan empat kali menjadi runner-up selama 2019.
“Ketemu teman sendiri ada plus minusnya. Yang pasti leganya karena wakil Indonesia salah satu masuk final. Mereka juga pasangan berpengalaman, senior kami," kata Fajar.
"Mereka juga lagi benar-benar di top performanya. Belakangan ini mereka benar-benar luar biasa. Kami salut sama mereka. Tapi Namanya di lapangan nggak ada yang nggak mungkin. Kami akan berusaha dulu. Yang penting kami fight,” jelas Fajar.
Dalam beberapa kali pertemuan, Fajar/Rian pernah mengalahkan Hendra/Ahsan di Jerman Terbuka Open 2018. Saat itu Fajar/Rian menaklukkan pasangan yang kini menjadi pasangan Indonesia non-pelatnas itu dengan skor 22-20 dan 22-20.
“Penampilan kami belakangan hasilnya kurang bagus. Apalagi di tiga turnamen terakhir. Di sini semoga bisa kasih yang terbaik. Step by step bisa menang,” kata Fajara. (OL-09)
Tunggal putri bulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani naik dua peringkat ke posisi tujuh dunia setelah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.
Putri KW menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menyumbang medali dengan meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.
Putri minimal sudah mengamankan medali perunggu.
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2025 setelah menyerah 14-21 dan 16-21 kepada pasangan Hong Kong Tang Chung Man/Tse Ying Suet.
Ganda campuran Indonesja Jafar/Felisha melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis usai mengelahkan pasangan Serbia Tomic/Vitman 21-19 dan 22-20.
Putri akan menghadapi Tomoka Miyazaki di babak kedua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved