Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus menyudahi perjuangan mereka di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Unggulan keenam itu secara mengejutkan tumbang di tangan wakil Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek.
Bertarung di Court 3 St Jakobshalle, Praveen/Melati dipaksa menyerah oleh Tabeling/Piek lewat rubber game 21-13, 21-23, dan 21-8 dalam tempo 50 menit.
Performa Praveen/Melati kurang meyakinkan sejak awal gim pertama. Mereka tampil inkonsisten dan harus tertinggal 11-9 pada interval.
Setelah interval, Praveen/Melati tidak kunjung menemukan performa terbaik mereka. Hal itu dimanfaatkan Tabeling/Piek untuk mendominasi pertandingan dan memenangkan gim pertama dengan skor 21-13.
Baca juga: Jojo Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia
Pada gim kedua, Praveen/Melati sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Terbukti kali ini mereka unggul 11-10 atas Tabeling/Piek.
Performa Praveen/Melati sempat menurun sesudah interval. Mereka sempat tertinggal 20-19 namun mampu membalikkan keadaan dan mencuri gim kedua dengan skor 21-23.
Sayangnya, performa Praveen/Melati kian memburuk pada gim ketiga. Mereka gagal membendung serangan-serangan Tabeling/Piek dan tertinggal dengan skor 11-3 pada interval.
Selepas interval pun, permainan Praveen/Melati tidak kunjung membaik. Mereka hanya bisa mencetak lima angka tambahan sebelum takluk dengan skor 21-8 dari Tabeling/Piek.
Kekalahan Praveen/Melati membuat wakil ganda campuran Indonesia habis sebelum perempat final.
Sebelumnya, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja lebih dulu tersingkir oleh unggulan pertama dari Tiongkok, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. (Medcom/OL-2)
Tunggal putri bulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani naik dua peringkat ke posisi tujuh dunia setelah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.
Putri KW menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menyumbang medali dengan meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.
Putri minimal sudah mengamankan medali perunggu.
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2025 setelah menyerah 14-21 dan 16-21 kepada pasangan Hong Kong Tang Chung Man/Tse Ying Suet.
Ganda campuran Indonesja Jafar/Felisha melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis usai mengelahkan pasangan Serbia Tomic/Vitman 21-19 dan 22-20.
Putri akan menghadapi Tomoka Miyazaki di babak kedua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved