Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di bawah kepemimpinan Marciano Norman, kemarin, resmi mengukuhkan kepengurusan baru. Ada 78 nama yang akan membantunya selama lima tahun hingga 2023 nanti.
Dari daftar nama itu, terdapat beberapa wajah lama, seperti Suwarno dan Nanang Djuana Priadi. Suwarno masih mengemban tugas yang dia pegang sebelumnya, yakni Wakil Ketua Umum I. Sementara itu, Nanang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum II. Sebelumnya, dia merupakan Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal ketika KONI masih dikomandani Tono Suratman.
"Hari ini (kemarin) saya melantik dan mengumpulkan pengurus baru. Tantangan ke depan, yakni mengembalikan kepercayaan publik. Bicara KONI, bicara prestasi. Saya juga harapkan kepengurusan ini bisa tingkatkan kualitas dan juga kepercayaan publik," ujar Marciano.
Dia juga mengatakan bahwa dalam kepemimpinannya, KONI harus menuju kemandirian. Dia berharap KONI bisa menghilangkan ketergantungan terhadap dana pemerintah. Maka dari itu, dia ingin KONI bisa membangun hubungan kerjasama dengan BUMN, perusahaan-perusahaan swasta, dan lembaga lainnya.
"Kepengurusan saat ini disusun untuk siap menghadapi tantangan. Siap menuju kemandirian. Kami tidak ingin organisasi ini menjadi peminta-minta," kata Marciano.
Upaya Marciano demi bisa menjadikan KONI siap menghadapi tantangan dan mandiri ialah dengan merangkul mantan atlet dan pengusaha. Beberapa atlet yang masuk kabinet Marciano, antara lain Icuk Sugiarto (bulu tangkis), Christian John (tinju), dan Nani Rahayu (Yayuk) Basuki (tenis).
Selain itu, untuk memaksimalkan program yang bakal dicanangkan, KONI pun menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah tersebut dilakukan agar akuntabilitas bisa dipantau dengan maksimal. Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, pun hadir di acara pelantikan yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, itu. (Des/Ant/R-3)
KONI Sulut mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera mengirimkan surat resmi sebagai tanda keseriusan membangun kerja sama.
KONI Pusat memberikan apresiasi terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang diketuai Peter Layardi Lay.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved