Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Ruseli Hartawan menjadi tunggal putri pertama dari Indonesia yang kandas di tangan unggulan ketujuh asal Thailand, Rachanok Intanon dengan skor 21-14 dan 21-14 pada babak pertama ajang Indonesia Terbuka 2019. Keduanya bertanding di lapangan kedua Istora Senayan, Jakarta pukul 10.20 WIB, Selasa (16/7).
Laga yang berlangsung dalam waktu 37 menit tersebut menjadi milik Rachanok. Sejak gim pertama pemain asal Thailand tersebut mampu memanfaatkan berbagai kelemahan yang miliki Ruseli.
Dengan selisih ranking yang juah, Ruseli tidak mampu mengimbangi pola permainan Rachanok. Saat ini, pemain asal Indonesia itu menduduki posisi ke 38 dunia dan sangat tertinggal jauh dari Rachanok yang menempati ranking lima dunia.
Dengan tersingkir di laga pembuka, Ruseli mengaku dirinya merasa kurang puas dengan pertandingan yang dilakukannya. Dia merasa bahwa seharusnya ia bisa melakukan hal yang lebih banyak di gim pertama.
"Pertandingan hari ini kurang memuaskan. Set pertama harusnya bisa ngimbangin tapi ketinggalan jauh. Pukulan dan teknik lawab bagus banget buat aku, cara ngontrol bola anginnya juga bagus," ungkap Ruseli seusai laga.
Selain itu, Ruseli juga merasa tempo permainan yang dilakukan Rachanok sangat cepat. Ruseli pun merasa bahwa dia sering membuat banyak kesalahan yang menguntungkan lawan.
Kendati menang mudah, Rachanok mengaku tidak bermain dengan maksimal. "Saya mencoba konsentrasi sedari awal laga dimulai, dan pertama saya merasa permainan kurang bagus tapi saya mencoba bangkit. Jika saya melawan atlet indonesia lagi, saya harus konsentrasi dan tenang," tambah Rachanok. (OL-09)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved