Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GREYSIA Polii/Apriyani Rahayu menjadi penentu posisi tim Indonesia di klasemen Grup B Piala Sudirman 2019. Kemenangan mereka atas Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, dengan skor 21-18 dan 21-13 menjadikan Indonesia unggul dalam perhitungan jumlah kemenangan dengan tim Denmark yang menjadi runner up grup B.
Sedangkan Inggris ada di posisi ketiga. Pada laga penyisihan sebelumnya, Indonesia mengalahkan Inggris dengan skor 4-1, sedangkan Denmark dikalahkan Inggris dengan skor 2-3.
"Alhamdulillah Indonesia juara grup," ujar Apriyani dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu (22/5).
"Kami tahu kami penentu kalau juara atau enggaknya, kami mau jadi juara, jadi kami mau pikirkan itu saja, fokus ke permainan, ambil poin ini. Kekalahan teman-teman sebelumnya tidak mempengaruhi kami. Kami mau menyumbangkan satu poin karena penting banget buat Indonesia," ujar Greysia setelah pertandingan.
Baca juga: Fitirani Tumbang, Denmark Perlebar Keunggulan
"Pemain Eropa percaya dirinya tinggi, kami nggak boleh lengah, tetap tekan mereka, adu strategi dalam ngotot-ngototan, adu dari segi non-teknisnya," komentar Greysia soal lawan.
Indonesia masih menunggu calon lawan di babak perempat final yang akan diundi malam ini setelah semua pertandingan penyisihan beregu selesai. Dengan menyandang status juara grup, maka Indonesia akan bertemu dengan runner up grup lain.
Selain Indonesia, tim Tiongkok, Jepang, dan Korea juga menjadi jawara di grup masing-masing. Sedangkan tim Malaysia, Thailand, Taiwan dan Denmark menjadi runner up grup. Indonesia berpeluang untuk bertemu salah satu dari para runner up, kecuali Denmark karena berasal dari grup yang sama yaitu grup B. (OL-7)
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved