Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu ikut meramaikan kemenangan di babak penyisihan grup B Piala Sudirman saat melawan Inggris. Greysia/Apriyani mengalahkan Lauren Smith/Chloe Birch dengan skor 21-16, 21-18. Skor sementara 4-0 untuk keunggulan Indonesia.
Greysia/Apriyani sempat beberapa kali tertinggal dalam perolehan angka. Di gim kedua, Greysia/Apriyani kembali tertinggal 15-17, namun pasangan rangking lima dunia ini berhasil membalikan keadaan dan unggul 18-17.
Baca juga: Greysia akan Bermain Lepas Tanpa Beban di Piala Sudirman
Dalam kondisi kritis 19-18, Greysia/Apriyani bermain lebih tenang. Satu smash keras dari Greysia menutup perlawanan pasangan Inggris. Keduanya pun berhasil meraih kemenangan.
"Di gim pertama, kami mempercepat tempo, kami coba ubah pola dari awalnya ikuti main drive, setelah instruksi dari pelatih dan komunikasi dengan kak Greysia. Kami ubah pola jadi diperlambat dan atur penempatan bolanya," ungkap Apriyani dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Minggu (19/5).
"Di saat tertinggal itu kami memaksa untuk bisa ambil satu poin, caranya bisa menang dulu dan nggak mau terjadi rubber game. Atasinya dengan pikiran mau menang," jelas Greysia ketika ditanya soal kiat atasi tekanan saat tertinggal.
"Smith pemain ganda campuran, mereka berdua tangannya kuat. Percaya diri mereka tinggi, walau dalam keadaan tertekan, mereka selalu bangkit untuk ambil poin. Tipe pemain Eropa percaya dirinya memang tinggi sekali," imbuhnya.
Di partai terakhir akan turun ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melawan andalan Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.(OL-5)
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menekankan bahwa untuk meraih prestasi dalam sebuah turnamen, terutama di tingkat global, membutuhkan proses Panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved