Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Monster Energy Yamaha Maverick Vinales berjanji akan kembali tampil kompetitif saat melakoni seri berikutnya di Sirkuit Le Mans, Perancis.
Maverick Vinales baru saja meraih podium pertamanya pada musim ini berkat finis di urutan ketiga pada balapan MotoGP Spanyol 2019 yang digelar di Sirkuit Jerez, akhir pekan lalu.
Mengacu pada hasil tersebut, Vinales pun mengaku tidak ingin performa impresifnya terputus. Salah satu cara yang dilakukan Vinales demi meningkatkan kinerja motornya ialah menjalani sesi tes pascabalapan di Jerez, Senin (6/5) lalu.
Pembalap Spanyol itu melakoni sejumlah pengujian guna menjaga konsistensi performanya pada MotoGP Perancis 2019. Hasilnya pun cukup baik. Maverick Vinales berhasil mencatat waktu putaran tercepat kelima.
Baca juga: Maverick Vinales Bantu Regenerasi Pembalap Qatar
Hal itu pun kian memacu Vinales untuk tampil lebih kompetitif bersama YZR-M1 miliknya di Le Mans. Vinales menilai Sirkuit Le Mans akan sangat cocok dengan motornya. Sebab, sirkuit tersebut mempunyai cengkraman yang cukup bagus guna membuatnya melaju lebih dengan cepat.
“Le Mans adalah trek dengan cengkeraman lintasannya cukup bagus sehingga di trek itu saya tidak perlu mengkhawatirkan mengenai daya cengkeram," ucap Vinales dikutip dari Crash, Kamis (9/5).
"Lintasan itu bagus untuk saya, jadi sekarang pikiran saya ada di Le Mans dan mencoba untuk tampil lebih kompetitif karena saya mampu melakukan itu di sini, di Jerez," sambungnya.
Seusai meraih podium perdananya pada musim ini, Maverick Vinales kini berada di peringkat keenam sementara pembalap MotoGP 2019 dengan 30 poin. (Crash/OL-5)
Yamaha Indonesia siapkan 130 bengkel jaga dan posko mudik Lebaran 2026 di Ciwandan & Ketapang. Cek promo diskon servis, oli, dan suku cadang di sini!
Toprak Razgatlioglu mengungkapkan ia belum sepenuhnya mempercayai karakteristik ban depan Michelin, yang menjadi kendala utama dalam persiapan menuju seri pembuka MotoGp, akhir pekan ini.
Seri MGX dan URX dirancang untuk memberikan solusi audio yang praktis namun tetap berkualitas tinggi, baik untuk produksi konten, live streaming, maupun kebutuhan profesional lainnya.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved