Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM balap 2019 kembali memanas. Begitu juga dengan gelaran penuh gengsi dari Daytona Indoclub Championship.
Di tahun penyelenggaraannya yang memasuki musim ketiga, Daytona Indoclub Championship hadir dengan beragam gaya baru yang tentunya semakin menghipnotis semua kalangan pecinta balap nasional..
Setelah mensukseskan gelaran ketujuhnya pada pertengahan Februari lalu di Sirkuit Gokart Sentul Bogor, Jawa Barat, Daytona Indoclub Championship 2019 bakal kembali dipentaskan kekhalayak umum. Dimana gelaran ke-8 Daytona Indoclub Championship 2019 akan dihadirkan di Sirkuit GeryMang Subang, Jawa Barat pada 23-24 Maret mendatang.
Gelaran ke-8 Daytona Indoclub Championship 2019 masih akan tetap mempertontonkan pertarungan motor-motor 2tak yang kini kembali digandrungi para penggila balap.
Evenet Director Indoclub Chamipionship Deny Wajonk mengatakan, balapan motor matik akan menjadi salah satu perhatian utama pada balapan yang jadi seri kedua di musim balap 2019 itu.
"Kita ingin menjadikan seri Subang sebagai balapan yang menjadi rekor bagi balapan matikdi Indonesia agar balapan motor matik jadi makin bergairah," kata Deny di Tangerang, Banten, Jumat (8/3).
Untuk lebih menggairahkan balapan matik di Indoclub Championship, penyelenggara pun menyediakan hadiah cukup besar berupa uang tunai Rp10 juta untuk kelas Super Matic.
Tak ketinggalan, penyelenggara juga masih memanjakan penonton dengan aksi-aksi beringas para pembalap di kelas Indomatic Race dan Scooter. Serta fokus panitia dalam menelurkan bibit-bibit pembalap baru di kelas IndominiGP untuk anak-anak usia dini.
Baca juga : Kelas Supermoto Ramaikan Indoclub Championship 2019
Penyelenggaraan Daytona Indoclub Championship yang semakin matang dan terkonsep apik memang tak perlu diragukan lagi. Dalam setiap gelarannya, Daytona Indoclub Championship selalu saja dihadiri oleh ribuan pengunjung dan ratusan starter yang memadati sirkuit.
Faktanya, di gelaran ke-7 lalu, tercatat ada 625 starter terkumpul selama dua hari. Catatan panitia, penonton pun tercatat di angka 7.000 selama dua hari. Belum lagi di tayangan live streaming yang mendapatkan 37 ribu viewers.
Berbagai hal baru pun dimunculkan untuk membuat Daytona Indoclub Championship 2019 semakin berwarna. Salah satunya dengan dibukanya Kelas Supermoto s/d 175cc 4tak non built up. Dengan hadirnya kelas supermoto, tentu menjadi menu anyar, karena perdana hadir dengan hadiah yang tidak kalah istimewa.
Semakin menarik, pasalnya setiap pendaftar akan mendapatkan gratis ban supermoto FDR Maxtreme SE dari PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI). Ada sebanyak 20 pieces ban gratis FDR Maxtreme SE untuk para pembalap. Ban FDR Maxtreme SE memang diperuntukan untuk balap supermoto.
Para pembalap dan tim akan semakin tergiur dengan hadiah yang ditawarkan di Daytona Indoclub Championship 2019. Di tahun 2019 ini, diberikan kesempatan untuk saling memperebutkan 1 (satu) unit mobil. Hadiah ini diperuntukan bagi tim yang berhasil menjadi juara umum diakhir musim kompetisi.
Kelas wajib dalam perhitungan total poin untuk memperebutkan satu unit mobil adalah RX-King dan Undebone 125cc Mix engine + Sport 2tak 150cc STD + Underbone mesin tidur.
"Setiap tim boleh dan dapat menurunkan banyak pembalap. Misalnya, tim boleh menurunkan lebih dari 4 pembalap, namun tetap yang masuk dalam perhitungan total point untuk memperebutkan juara umum adalah maksimal 2 (dua) pembalap," ujar Deny.
Untuk selanjutnya 2 pembalap tersebut dimasukkan kedalam perhitungan poin kejuaraan antar tim, berlaku sistem entrance nama tim yang harus didaftarkan sebelum acara berlangsung atau selambat-lambatnya pada saat QTT.
Khusus untuk pembalap di kelas Kelas Super Pro dan Undebone 125cc Mix engine, juga masih akan memperebutkan hadiah total Rp10 juta pada setiap serinya.
Selain itu, kelas ini juga hadir dengan format baru yang akan dibalapkan dua kali, terdiri dari race 1 race 2. Dan berlaku system akumulasi poin untuk menentukan perolehan point juara umum diakhir musim. Konsep start pembalap juga akan mengikuti aturan yang diterapkan di Kejuaraan Dunia Superbike.
Baca juga : Sponsor Makin Berperan Signifikan di Indoclub Championship
"Starting grid pembalap di Race 1 akan mengambil dari hasil kualifikasi. Sedangkan hasil dari Race 2 akan dijadikanpatokan untuk start di Race 2. Pembalap yang menangi Race 1 akan start di grid 9 pada Race 2. Sedangkan juara 2 dan 3 akan mengisi grid 8 dan 7," jelas Deny.
Sementara 6 pembalap dibelakangnya akan maju tiga posisi.
“Konsistensi dalam gelaran Indoclub Championship tidak terlepas dari support yang selama ini diberikan olehteman-teman sponsor," tandas Deny,
Adapun sponsor yang terlibat adalah Daytona, Antangin, FDR Tire, Deride Store official, Ravenol Oil, Cargloss Group, Kawahara Apparel, FSCM, CLD Racing, Brisk Busi, B-pro Racing, Dalian Cartoon box, JVT Parts, RCB, RC-3 Racing, AHRS, NHK Helmet, Lenka MiniGP, WRC Knalpot, Indomaret, Merburgs, dan Dewasena. (RO/OL-8)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved