Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM ketiga seri balapan motor Indoclub Championship segera bergulir. Di edisi 2019 kali ini, ajang balapan yang terdiri dari beberapa kelas balapan mulai dari kelas 2tak hingga IndominiGP itu akan dibuka di Sirkuit gokart, Sentul, Bogor, Jawa Barat 16-17 Februari mendatang.
Musim ini, balapan Indoclub Championship bakal makin meriah karena adanya kelas baru yang dilombakan, yaitu eksibisi kelas supermoto hingga kelas 175cc 4tak non build-up.
Penggagas Indoclub Championship yang juga aktif di Ikatan Motorsport Indonesia (IMI) Rullyanto mengatakan hadirnya kelas supermoto walaupun hanya ajang eksibisi, melengkapi kelas balapan di Indoclub Championship yang sebelumnya sudah terdiri dari balapan aspal (road race) dan balapan tanah (motorcross dan grasstrack).
"Sekarang memang masih eksibisi, tapi ini untuk mempersiapkan kedepannya Kelas supermoto dilombakan secara resmi," kata Rullyanto di Jakarta, Jumat (8/2).
Baca juga: Pedro Wuner Masuk 10 Besar Klasemen Akhir FIM Asia Supermoto 2018
Meski bertajuk balapan eksibisi. Kelas supernoto dalam Indoclub Championship 2019 hadir dengan memanjakan para pembalap peserta dengan suplai ban supermoto type Maxtreme SE gratis. Ban FDR Maxtreme memang diperuntukan untuk balap supermoto.
Di sisi lain, Indoclub Championship 2019 yang dipastikan berlangsung di sirkuit permanen itu, kali ini juga menawarkan hadiah menarik berupa satu buah mobil untuk tim yang menjadi juara umum dalam ajang balap yang hanya berlangsung di Sentul dan sejumlah sirkuit permanen lain di wilayah Jawa Barat.
"Kita tahun 2019 ini ingin memberikan reward lebih kepada tim dan owner yang selama ini belum banyak tersentuh penyelenggara balap pada umumnya. Karena di balik kemenangan pembalap, ada peran yang sangat penting dari owner dan crew baik secara support finansial maupun dukungan technical untuk membawa pembalap menempati podium tertinggi dalam suatu kompetisi. Dengan konsep ini, kita berhasil menyentuh ranah tersebut,” ujar Deny Wajonk, Event Director Indoclub Championship.
Kelas wajib dalam perhitungan total poin untuk memperebutkan satu unit mobil adalah RX-King dan Undebone 125cc Mix engine + Sport 2tak 150cc STD + Underbone mesin tidur. Setiap tim boleh dan dapat menurunkan banyak pembalap.
Khusus untuk pebalap di kelas Kelas Super Pro dan Undebone 125cc Mix engine, juga masih akan memperebutkan hadiah total Rp10 juta pada setiap serinya. Selain itu, kelas ini juga hadir dengan format baru yang akan dibalapkan dua kali, terdiri dari race 1 race 2. Dan berlaku sistem akumulasi poin untuk menentukan perolehan point juara umum diahir musim.
Sedangkan untuk kategori pemula Indoclub yang terdiri dari 4 (empat) kelas, panitia akan memberikan 1 (satu) unit sepeda motor di akhir musim bagi pebalap yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak. Serta dikategori Indomatic juga akan keluar Juara Umum per seri dengan hadiah uang tunai untuk masing-masing kategori Open dan Pemula.
Persaingan di kelas-kelas Matic pemula masih akan lebih seru. Dari musim sebelumnya, tercatat beberapa rider pemula telah naik kategori seeded di tahun 2019 ini. Sehingga peta persaingan di kategori kelas pemula akan makin sengit dan lebih merata. Di kelas pemula sendiri akan ada tambahan hadiah cash money bagi pebalap yang menggunakan ban FDR dan berhasil naik ke podium juara (1 sampai 3). Extra cash money tersebut di luar dari uang pembinaan yang diterima.
Masih soal hadiah, di kelas Matic 130cc Open juga mendapat apresiasi dari JVT Performance yang tahun ini kembali menjadi sponsor di Indoclub Championship. Juara umum dengan jumlah poin terbanyak di akhir musim, berhak membawa pulang satu unit sepeda motor matik. Dengan ketentuan pebalap tersebut wajib menggunakan parts JVT di kelas Matic 130cc Open.
“Konsistensi dalam gelaran Indoclub Championship tidak terlepas dari support yang selama ini diberikan oleh teman-teman sponsor," tandas Deny.
Adapun sponsor yang terlibat adalah Cargloss Aerox, FDR tire, Antangin, Ravenol oil, Deride, Kawahara, Lenka MiniGP, CLR Racing, Busi Brisk, Bpro Racing, Dalian Carton box, JVT Performance, Racing Boy, RC-3 Parts, AHRS Racing Product, Helm NHK, WRC Knalpot, Indomaret, dan Merburgs. (RO/OL-7)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved