Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Gara-Gara Israel, Malaysia Batal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia

Basuki Eka Purnama
28/1/2019 10:30
Gara-Gara Israel, Malaysia Batal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia
(Bendera Malaysia -- AFP PHOTO / Roslan RAHMAN)

MALAYSIA batal menjadi tuan rumah kejuaraan dunia pararenang 2019 karena menolak mengizinkan atlet asal Israel ambil bagian. Hal itu diungkapkan Komite Internasional Paralimpiade (IPC), Minggu (27/1).

"Keputusan itu diambil setelah pemerintah Malaysia gagal memberikan jaminan bahwa para perenang Israel bisa ambil bagian, terbebas dari diskriminasi, dan keamanan mereka terjamin," ungkap IPC dalam sebuah keterangan resmi.

Presiden IPC Andrew Parsons menambahkan, "Ketika negara tuan rumah mengecualikan atlet dari negara tertentu, untuk alasan politik, kami tidak punya alternatif lain kecuali mencari negara lain untuk menjadi tuan rumah."

"Seluruh kejuaraan dunia harus terbuka untuk semua atlet yang bisa bertanding. Semua negara juga harus bisa bertanding dengan aman dan terbebas dari diskriminasi," imbuhnya.

Baca juga: Djokovic Lampaui Rekor Federer

Kejuaraan dunia yang akan menjadi ajang kualifikasi untuk Paralimpiade 2020 di Tokyo seharusnya digelar di Kuching pada 29 Juli hingga 4 Agustus.

Parsons mengatakan, pada September 2017, mereka mendapat jaminan bahwa semua atlet dari semua negara akan diizinkan ambil bagian dalam kejuaraan itu.

"Namun, kemudian terjadi perubahan kepemimpinan di Malaysia dan pemerintah baru itu memiliki pandangan yang berbeda. Kami kecewa karena atlet Israel tidak diizinkan bertanding di Malaysia," ujarnya.

Malaysia, awal bulan ini, menegaskan mereka menolak menjadi tuan rumah acara yang melibatkan partisipasi Israel.

Menanggapi keputusan IPC, Menteri Pemuda dan Olahraga Malausia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mengatakan, "Jika menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga internasional lebih penting ketimbang membela saudara dan saudari kami di Palestina yang dibunuh, dilukai, dan disiksa rezim Netanyahu, itu berarti Malaysia telah kehilangan moral mereka."

"Malaysia bersikukuh dengan keputusan kami berdasarkan kemanusiaan dan pembelaan atas perjuangan Palestina. Kami tidak akan berkompromi," tegasnya.

Malaysia merupakan salah satu di negara dunia yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. (AFP/OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya