Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Harga BBM Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

Hendri Kremer
01/4/2026 19:36
Harga BBM Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global
Truk tangki mengantre untuk melakukan pengisian BBM di terminal milik Pertamina Patra Niaga. Per 1 April 2026, Pemerintah memastikan harga BBM tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak global, sekaligus menjamin kelanc(Dok Humas Pertamina Patra Niaga)

PEMERINTAH bersama Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga minyak global yang masih berfluktuasi.

Melalui Pertamina Patra Niaga, Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, guna memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha. Stabilitas harga ini diharapkan dapat menahan laju inflasi serta menjaga biaya logistik tetap terkendali.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalankan arahan Pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional, termasuk dalam kebijakan harga BBM.

“Kami memastikan distribusi energi berjalan lancar dan harga tetap stabil. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika global,” ujarnya, dalam keterangannya pada Media Indonesia, Rabu (1/4).

Di sisi lain, fluktuasi harga minyak dunia masih menjadi tantangan tersendiri bagi sektor energi. Namun demikian, Pemerintah memilih untuk menahan harga BBM domestik guna memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat, terutama di tengah pemulihan ekonomi yang masih berlangsung.

Selain menjaga stabilitas harga, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat sistem distribusi energi di berbagai wilayah. Koordinasi dengan pemasok serta optimalisasi jalur distribusi terus dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan mudah diakses masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa penyaluran BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara berjalan lancar dan terus dioptimalkan.

“Distribusi kami lakukan melalui jalur darat dan laut dengan dukungan suplai dari terminal BBM yang terjaga. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kebutuhan energi tetap terpenuhi,” jelasnya.

Kalangan pengusaha di Batam menyambut positif kebijakan ini. Salah seorang pengusaha di Batam mengatakan, Rita Sibuea, menilai stabilitas harga BBM memberikan kepastian bagi dunia usaha dalam menjaga efisiensi biaya operasional.

“Keputusan menahan harga BBM ini sangat membantu pelaku usaha, terutama di sektor logistik dan manufaktur. Dengan biaya energi yang stabil, pelaku usaha dapat menjaga harga jual dan daya saing di tengah tekanan global,” ujarnya.

Senada, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai kebijakan ini memberi ruang bagi dunia usaha untuk tetap ekspansif tanpa terbebani lonjakan biaya distribusi.

“Stabilitas harga BBM menjadi faktor penting dalam menjaga rantai pasok. Ini berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang dan pengendalian inflasi,” kata perwakilan Kadin Kepri.

Meski demikian, para pengusaha berharap kebijakan ini dapat dijaga konsistensinya agar dunia usaha memiliki kepastian dalam menyusun strategi bisnis ke depan.

Pemerintah dan Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Masyarakat diminta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya yang berpotensi memicu panic buying.

Kebijakan mempertahankan harga BBM ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha di berbagai sektor. Sinergi antara Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah tekanan global. (HK/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya