Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait wacana penerapan work from home atau WFH aparatur sipil negara (ASN) satu hari dalam sepekan setelah Idulfitri. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Kota Bandung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain Rabu (25/3) menyebut, hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat. Wacana tersebut baru disampaikan secara verbal oleh pemerintah pusat. Meski demikian, Pemkot Bandung telah melakukan berbagai persiapan sebagai langkah antisipasi apabila kebijakan tersebut resmi diberlakukan.
Persiapan tersebut mencakup skema kerja agar tetap selaras dengan kebutuhan pelayanan publik, tinggal nanti sesuaikan dengan aturan dari pusat. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penerapan WFH pada hari Jumat.
"Skema ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Bandung. Kalau misalnya hari Jumat WFH, orang bisa datang lebih awal ke Bandung. Ini tentu berdampak positif,” ungkapanya.
Iskandar menilai, Kota Bandung sebagai destinasi wisata memiliki peluang besar untuk memanfaatkan kebijakan tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dari sektor pariwisata. Kalau kunjungan meningkat, tentu akan menguntungkan. Meski demikian, penerapan WFH harus tetap memperhatikan kualitas pelayanan publik. Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu oleh kebijakan tersebut.
“Pada prinsipnya, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal. Itu yang menjadi prioritas,” tuturnya.
Selain itu lanjut Iskandar, Pemkot Bandung juga akan melakukan evaluasi, terkait hari pelaksanaan WFH apabila kebijakan tersebut telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah pusat. “Kita lihat nanti apakah Jumat, Senin, atau Selasa. Kita akan evaluasi sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Sementara itu pasca libur Idulfitri terpantau aman dan kondusif. Berbagai potensi permasalahan yang sebelumnya diantisipasi pemerintah, seperti sampah, keamanan, hingga parkir liar, dapat ditangani dengan baik. Selama masa libur Idulfitri, Pemkot telah mengantisipasi sejumlah potensi kerawanan, terutama terkait lonjakan wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama antara lain pengelolaan sampah, pengamanan wilayah, serta penertiban parkir liar di sejumlah titik keramaian.
“Meski data detail terkait jumlah wisatawan belum dihimpun secara lengkap, saya melihat adanya peningkatan aktivitas kunjungan ke Kota Bandung selama periode libur. Secara kasat mata, kunjungan wisatawan cukup tinggi, tapi datanya masih kita rekap," tandasnya. (H-4)
Mudik gratis bukan sekadar layanan transportasi tanpa biaya, melainkan bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi antarwilayah
Pemerintah Kota Bandung memastikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rapat pembahasan rencana kerja Tahun Anggaran 2026.
Pemkot Bandung akan mengkaji dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan seperti RDF, budidaya maggot, pengolahan organik, serta pengurangan sampah dari sumber.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Bandung Jaga Kesehatan Hewan (Bangsawan Expo) pada Sabtu (14/2).
MENTERI Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, opsi Work From Home atau WFH satu hari dalam satu minggu menguat dalam rapat terakhir lintas menteri.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menerapkan kebijakan WFA bagi ASN pada 25-27 Maret 2026 sesuai arahan pusat. Meski fleksibel, Pramono menegaskan ini bukan tambahan libur
Jawa Timur mematangkan skema penerapan Work From Home atau WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) Jatim. Namun, tidak akan memilih hari Jumat
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
WAKIL Ketua MPR Eddy Soeparno mendukung kebijakan karyawan bekerja dari rumah atau work from home/WFH setelah Lebaran. Ia mengingatkan WFH jangan sampai menghambat pergerakan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved