Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Ekonomi Aceh Pascabanjir Sumatra Sulit, BKM Masjid Lampoih Saka Pidie Terbar Bantuan Beli Baju Lebaran Anak Yatim

Amiruddin Abdullah Reubee
14/3/2026 15:03
Ekonomi Aceh Pascabanjir Sumatra Sulit, BKM Masjid Lampoih Saka Pidie Terbar Bantuan Beli Baju Lebaran Anak Yatim
Ilustrasi(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

SUNGGUH sulit kondisi masyarakat Aceh pascabanjir besar Sumatra pada 24-27 November 2025 lalu. Bukan saja rumah hanyut, sawah tertimbun dan kebun hacur di lokasi banjir yang sudah 3 bulan lebih belum pulih. 

Bahkan sendi perekonomian masyarakat secara umum juga ikut terpuruk melebih paska bencana tsunami 24 Desember 2004 lalu. Lebih parah lagi menghadapi lebaran Idulfitri 14477 H/2026 M, beberapa hari lagi, bergelut ditengah kondisi ekonomi tidak baik-baik saja. 

Merespon kesulitan demikian, pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Taqwa Lampoih Saka, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, pada Jumat (13/3) menebarkan bantuan dana beli baju lebaran dan paket bahan pokok untuk anak yatim piatu. 

Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan  kesenangan dan membangkitkan kegembiraan anak-anak yang tiada lagi ayah atau kepergian ibunya dalam dunia kehidupan keluarga. 

"Ini upaya mengusap air mata mereka di pagi lebaran. Memalingkan dari dunia hampa, menjelma keceriaan pada hari kemenangan Idulfitri," kata Bukhari Thahir, Ketua BKM Masjid Taqwa Lampoih Saka. 

Dikatakan Bukhari Thahir, puluhan anak sepeninggal ayah atau ibunya itu berasal dari wilayah kemasjidan setempat, seperti asal Desa Dua Paya, Tanjung Hagu, Dayah Bubue, Cot Mulu dan Desa Mee Lampoih Saka. 

"Tidak membatasi jumlah kuota. Asalkan berusia dari 7 hingga 12 tahun" tutur Muhammad Nasir Sarong, Sekretaris BKM Mamasjid Taqwa Lampoih Saka. 

Dikatakan Bukahri Tahir, bantuan baju baru lebaran itu diserahkan langsung dalam bentuk uang tunai. Tujuannya supaya para penerima bisa berbelanja sendiri sesuai kebutuhan atau selera masing-masing. 

Sedangkan kain sarung dan bahan pokok seperti gula pasir, sirup, susu atau lainnya diserahkan dalam bentuk barang. Itu dilakukan untuk memudahkan dan dapat digunakan langsung. 

"Insya Allah besaran sedekah pun cukup untuk perlengkapan busana lebaran dan uang jajan hari raya. Terima kasih semua donatur diaspora diperantauan dan sumbangsih masyakat di perkampungan. Semuga kita telah mengikuti jejak napak tilas Rasulullah di pagi Idulfitri" tambah Bukari Thahir yang juga mantan Kadis Pendidikan Pidie. 

Camat Peukan Baro, Pidie, Iswadi yang ikut menyerahkan langsung bantuan usai salat Jumat, mengaku sangat terharu atas kepedulian para pengusaha di perantauan dan masyakat sekitar. Itu merupakan sedekah meringankan beban ditengah kesulitan ekonomi warga. 

"Terima kasih panitia BKM dan Remaja Masjid yang susah payang mengumpulkan dana. Selamat menikmati hai anak kami. Semoga doa mu bisa meringankan kami di yaumil akhir," ujar Camat Iswadi. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya