Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Ramadan, LPS Makassar Ajak Melek Literasi Keuangan Sambil Santuni Anak Yatim

Lina Herlina
11/3/2026 17:57
Ramadan, LPS Makassar Ajak Melek Literasi Keuangan Sambil Santuni Anak Yatim
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DI tengah kesibukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, tidak lupa menyapa masyarakat dan anak yatim dengan mengusung semangat berbagi di bulan Ramadan 1447 H.

Kantor Perwakilan LPS III Makassar, menggelar buka puasa bersama sekaligus menyisipkan edukasi penting tentang literasi keuangan kepada 100 anak yatim dan dhuafa di Kota Makassar, Selasa (10/3).

Bertempat di Kantor Perwakilan LPS III, Gedung Graha Pena Lantai 17, Jalan Urip Sumoharjo, kegiatan yang berkolaborasi dengan LAZNAS Yatim Mandiri Makassar ini menjadi bukti bahwa edukasi keuangan bisa dikemas dalam balutan kebersamaan yang hangat.

Para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan santunan dan paket peralatan sekolah, tetapi juga pemahaman tentang betapa pentingnya menabung di bank sejak dini.

Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen, menegaskan bahwa momen Ramadan adalah saat yang tepat untuk mendekatkan institusi kepada masyarakat. Pihaknya ingin memastikan masyarakat, termasuk generasi muda, memahami hak mereka sebagai nasabah bank.

"Di balik kegiatan sosial ini, kami ingin menanamkan kesadaran tentang pentingnya literasi keuangan. Masyarakat harus tahu bahwa simpanan mereka di bank aman karena dijamin oleh LPS. Ini adalah bentuk kepedulian kami agar masyarakat semakin percaya dan nyaman menabung di perbankan," ujar Fuad.

Ia menjelaskan secara ringkas mengenai peran LPS yang menjamin simpanan nasabah hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat yang mudah diingat yaitu 3T, Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanannya wajar atau tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan Tidak merugikan bank.

Dengan pendekatan yang cair dan humanis, LPS berharap pesan-pesan literasi keuangan ini dapat lebih mudah dicerna dan diingat oleh masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran LPS tidak hanya di balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus inspirasi.

"Kami ingin keberadaan LPS tidak hanya dirasakan saat ada masalah, tetapi juga hadir dalam keseharian masyarakat dengan cara yang bermanfaat. Semoga kegiatan ini menginspirasi banyak pihak untuk ikut berbagi, sembari terus mencerdaskan keuangan masyarakat," tutup Fuad. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya