Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemko) Padang Panjang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang melakukan pengawasan keamanan pangan terhadap jajanan pabukoan yang dijual selama Ramadan di sekitar Pasar Pusat, Kamis (5/3/2026). Dari 18 sampel takjil yang diuji, seluruhnya dinyatakan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Pengawasan dilakukan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BPOM, Linda Gusrini Fadri bersama tim, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, I Putu Venda, serta Kepala Dinas Kesehatan Sonya Themiarto beserta jajaran.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Sonya Themiarto menyampaikan, pengambilan sampel dilakukan terhadap berbagai jenis pabukoan yang dijual pedagang di kawasan pasar untuk kemudian diuji di mobil laboratorium milik BPOM Padang.
Pengujian dilakukan dengan metode rapid test guna mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B (pewarna tekstil merah), serta methanil yellow (pewarna tekstil kuning).
“Dari hasil pemeriksaan terhadap 18 sampel yang diuji, seluruhnya tidak terindikasi mengandung bahan berbahaya,” jelasnya, Minggu (8/3).
Selain pengujian sampel, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar menjaga kebersihan dan keamanan dalam proses pengolahan serta penyajian makanan. Edukasi juga diberikan kepada masyarakat agar lebih cermat dalam memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi.
Sementara itu, I Putu Venda mengapresiasi sinergi antara Pemko dan BPOM dalam memastikan keamanan pangan selama Ramadan. Menurutnya, pengawasan ini penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami mengimbau para pedagang memastikan makanan yang dijual bersih, bermutu, dan bebas dari bahan berbahaya. Kepada masyarakat, mari lebih teliti dan bijak dalam memilih pabukoan selama Ramadan,” ujarnya. (H-2)
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
RATUSAN obor menyala serentak, menerangi langkah masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, di Padang Panjang, Sumatra Barat, Selasa (17/2) malam.
Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yakni cabai merah, kacang tanah, seledri, dan ikan kembung. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah sebesar 7,36%.
KECELAKAAN lalu lintas (laka lantas) terjadi di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin pagi (26/1) sekitar pukul 08.30 WIB.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Berdasarkan hasil pemantauan intensif BPOM, produk-produk tersebut ditemukan mempromosikan manfaat bombastis yang tidak didukung oleh bukti ilmiah.
BBPOM membawa mobil laboratorium keliling untuk melakukan uji sampel secara real-time di "Pasa Pabukoan".
Para pedagang untuk tetap dihimbau selalu memperhatikan masa berlakunya bahan makanan dan minuman yang dijual.
Taruna mengapresiasi mitra pengawasan dari kementerian, lembaga, dan institusi terkait dan juga seluruh pemangku kepentingan lainnya atas kerja sama yang sangat baik
BALAI Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Padang menemukan sebanyak 19 produk kedaluwarsa dan 8 tanpa izin edar,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved