Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VIP Barat Stadion GBLA

Naviandri
22/2/2026 16:59
Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VIP Barat Stadion GBLA
Insiden saat Persib melawan Ratchaburi FC.(MI.Naviandri)

 

Pada pertandingan melawan Ratchaburi FC pekan lalu meninggalkan jejak emosional yang kuat bagi keluarga besar Persib Bandung. Atmosfer kompetisi Asia kala itu memantik antusiasme tinggi. Harapan untuk melihat tim berbicara banyak di level internasional terasa begitu besar dari seluruh elemen pendukung.

Di tengah tensi yang memuncak, sejumlah peristiwa tak diinginkan terjadi di stadion. Ada aksi pemanjatan pagar pembatas tribun. Sejumlah benda dilemparkan. Petasan dinyalakan. Bahkan terjadi pitch invasion yang melibatkan sebagian oknum suporter. 

Rangkaian insiden tersebut menjadi catatan penting, terlebih karena laga digelar dalam ajang Asia yang membawa identitas klub, Kota Bandung, hingga nama Indonesia.

Manajemen Persib menyadari bahwa gejolak emosi merupakan bagian yang kerap hadir dalam sepak bola. Namun klub menegaskan bahwa keselamatan pemain, ofisial, dan penonton adalah prioritas utama. Setiap tindakan yang berpotensi membahayakan tentu tidak bisa dibiarkan dan harus menjadi refleksi bersama. 

Sepakbola seharusnya tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman dan membanggakan bagi semua pihak. Sebagai respons konkret agar kejadian serupa tidak terulang, manajemen mengambil langkah tegas terhadap pengaturan di Stadion GBLA

“Penutupan sementara diberlakukan untuk tribun selatan serta VIP Barat Selatan sektor D dan E. Kebijakan ini mulai diterapkan pada laga Persib melawan Persita Tangerang hari ini, Minggu (22/2), dan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan,” ungkap Adhitia Putra Herawan selaku Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat melalui pernyataan resmi di laman klub, jelang laga Persib Vs Persita, Minggu (22/2).

INVESTIGASI INTERNAL
Selain itu, evaluasi menyeluruh tengah dilakukan. Investigasi internal digelar untuk meninjau seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan. Pembenahan akan dijalankan secara bertahap dan lebih mendalam demi memastikan laga-laga berikutnya berlangsung dalam kondisi aman, nyaman, serta tertib. Manajemen menegaskan keyakinannya bahwa dukungan bobotoh selama ini adalah energi utama tim. Karena itu, klub mengajak seluruh suporter untuk menjaga nama baik bersama.

“Kami percaya, semangat bobotoh selama ini selalu menjadi kekuatan utama Persib. Karena itu, mari kita jaga bersama marwah klub ini dengan menunjukkan dukungan yang dewasa dan bertanggung jawab, agar sepakbola tetap menjadi ruang kebanggaan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan,” tandasnya.

Sementara itu tekad kuat diusung kapten Persib Federico Barba, jelang kontra penting dengan Persita Tangerang pada lanjutan Super League Indonesia 2025/2026. 

Bek asal Italia itu memastikan timnya berada dalam kondisi siap bertarung dan berkomitmen mengerahkan seluruh kemampuan hingga peluit panjang dibunyikan demi mengamankan hasil terbaik. Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Maung Bandung untuk memburu poin penuh.

Barba menjelaskan, perjalanan Persib di ajang AFC Champions League Two telah usai. Tim kebanggaan Bobotoh itu terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Ratchaburi FC. Walaupun mampu menutup laga terakhir dengan kemenangan 1-0, kekalahan 3-0 pada leg pertama membuat langkah Persib tak bisa berlanjut.

"Sekarang kami mencari hasil yang positif dan kami akan berusaha hingga akhir. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan di Liga dan harus memiliki mentalitas untuk bisa meraih kemenangan,” tuturnya.

JADI PELAJARAN
Menurutnya, pengalaman dari pertandingan sebelumnya tetap memberi pelajaran berarti bagi tim. Ia kembali menegaskan bahwa musim masih berjalan dan perjuangan belum berakhir. Barba menekankan pentingnya kebersamaan di dalam skuad. Ia menyebut seluruh elemen tim harus berjalan dalam irama yang sama, saling menguatkan, dan solid di ruang ganti.

"Jadi semua harus berjalan dalam satu arah yang sama, mulai dari laga terdekat di depan, kami tahu ini sulit seperti yang dijalani di pertemuan pertama melawan mereka. Tapi kami bermain di kandang dan harus melakukan yang terbaik,” tandasnya.

Pada putaran pertama, Persib harus mengakui keunggulan Persita dengan skor 2-1. Kekalahan itu menjadi catatan yang tak ingin terulang. Meski laga kali ini berlangsung di bulan Ramadan, Barba memastikan situasi tersebut bukan hambatan berarti bagi timnya.(E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya