Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 112 rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang luapan Kali Kedunggigil, Rabu (11/2). Banjir luapan Kali Kedunggigil ini dipicu akibat hujan deras yang berlangsung lama.
Seratusan rumah itu tersebar mulai dari RT 01 hingga RT 12. Kondisi tersebut mengakibatkan genangan di permukiman berkisar antara 10-20 cm.
"Iya. banjir ini disebabkan hujan deras dengan intensitas cukup lama hingga membuat permukiman tergenang," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra, Rabu (11/2).
Menurut dia, hujan yang terjadi pada Selasa (10/2) malam itu berlangsung lebih dari dari dua jam hingga 20.00 WIB menyebabkan Kali Kedunggigil meluap. Ini menyebabkan rumah warga terdampak genangan hingga setingga 20 cm.
"Total rumah yang tergenang sebanyak 112 unit," jelasnya.
Banjir kemudian berangsur surut pada Rabu siang dan tersisa jumlah rumah yang tergenang sekitar 15 unit. Belasan rumah itu tersebar di RT 2, 5, 7, dan 8.
BPBD Bojonegoro juga menurunkan personelnya ke lokasi untuk melakukan pendataan.
Ia juga mengimbau pemdes serta warga setempat agar selalu waspada dengan situasi cuaca yang terjadi. Pasalnya, potensi bencana serupa bisa kembali terjadi.
Terlebih, pada Februari curah hujan juga masih tinggi. (I-2)
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Gerakan Jaga Jakarta Bersih libatkan 171 ribu warga bersama Pramono Anung dan Jusuf Kalla. Aksi rutin ini untuk cegah banjir dan kota nyaman.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved