Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA daerah di Jawa Timur hingga Selasa (13/1) masih terkepung banjir akibat luapan sungai dan curah hujan deras yang turun dalam beberapa hari ini. Lamongan menjadi wilayah terluas yang dilanda banjir.
Kabid Kedaruratan & Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Satriyo Nurseno di Surabaya mengatakan daerah yang masih dilanda banjir adalah Lamongan, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, dan Jombang.
“Banjir yang masih terjadi di berbagai wilayah itu dipicu oleh dampak luapan sungai besar seperti Bengawan Solo serta sistem drainase yang sudah tidak mampu menampung debit air pascahujan intensitas tinggi,” katanya.
Daerah paling luas banjir di wilayah Lamongan. Hingga kini masih enam kecamatan, yakni Kalitengah, Turi, Karangbinangun, Deket, Glagah, serta sebagian wilayah Kecamatan Lamongan yang dilaporkan mulai surut.
Satriyo menyebut, total sebanyak 2.031 rumah warga tergenang dengan ketinggian air mulai dari 5 hingga 59 sentimeter.
Lamongan Tanggap Darurat Bencana Banjir
Selain permukiman, satu fasilitas umum yakni RSUD Soegiri juga terdampak.
Meski begitu, dia memastikan kondisi genangan relatif stabil dan tidak ada laporan pengungsi maupun korban jiwa.
“Status tanggap darurat di Lamongan sudah diperpanjang sampai 26 Januari 2026. Pompa di Rumah Pompa Kalitengah masih dioperasikan untuk mengurangi debit air Bengawan Jero,” jelasnya.
Kemudian, di Kabupaten Sidoarjo genangan banjir masih berada di Desa Kedungbanteng dan Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin dengan ketinggian air sekitar 20-25 sentimeter. Sedangkan wilayah lain seperti Waru, Candi, dan Sidoarjo Kota dilaporkan sudah surut.
Selanjutnya Kabupaten Pasuruan, genangan banjir tersisa di Kecamatan Beji. Beberapa dusun di Desa Kedungringin masih tergenang setinggi 10 hingga 30 sentimeter, namun kondisinya berangsur menurun.
“Kecamatan lain seperti Gempol, Bangil, Kraton, Rembang, dan Pohjentrek sudah dinyatakan surut,” ungkapnya.
Selain itu di Kabupaten Gresik, banjir masih terpantau di Kecamatan Cerme, terutama di Desa Dungus, Pandu, dan Morowudi. Satriyo menyebut ratusan rumah, persawahan, tambak, serta sejumlah fasilitas umum terdampak genangan meski secara umum tren genangan mulai menurun.
Sedangkan di Kabupaten Jombang, genangan tersisa berada di Kecamatan Ngusikan, Desa Ketapangkuning, dengan ketinggian sekitar 5-10 sentimeter dan kondisi menurun. Satriyo menyatakan, BPBD Jatim bersama BPBD kabupaten terus melakukan pemantauan tinggi muka air sungai serta menyiagakan peralatan sebagai upaya antisipasi.
"Kami minta masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di sekitar bantaran sungai, karena potensi hujan masih ada meski cuaca hari ini cenderung berawan,” katanya.(FL/E-4)
SEDIKITNYA 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (13/1).
BANJIR yang menggenangi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sudah sepekan ini belum surut.
BANJIR dan angin kencang melanda tiga kawasan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Sabtu (30/11) petang. Terjangan angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di jalur nasional.
PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jatim, bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo memantau penguatan Tanggul Kali Plalangan yang jebol pada tahun lalu.
PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kembali menyalurkan bantuan bagi korban banjir luapan Bengawan Jero di wilayah tersebut.
Banjir luapan Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jatim, terus meningkat, Rabu (14/1) meningkat hingga merendam jalur antarkecamatan dan ribuan hektare sawah tambak.
SEDIKITNYA 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (13/1).
Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan banjir luapan Bengawan Jero yang menggenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved