Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN dalam menjalankan tanggung jawab sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di dua wilayah sekaligus, yaitu di Pidie Jaya Aceh dan Sibolga Medan diwujudkan PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance). Inisiatif ini merupakan bagian peran aktif perusahaan yang bersumber penggalangan dana dan iuran dari pekerja dalam mendukung pemulihan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial pascabencana.
Di Aceh, BRI Insurance menyalurkan bantuan berupa peralatan dapur berupa 390 unit kompor gas, perlengkapan belajar dan ibadah bagi masyarakat terdampak banjir bandang yang serahkan secara simbolis oleh Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, kepada Kepala Desa setempat. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Fenti Octaviani, Vice President Corporate Secretary, Khusnul Hilal, Vice President Syariah Business Division, serta Ardiansyah, Kepala Cabang BRI Insurance Syariah Aceh.
Bantuan dengan total nilai Rp.230 juta berasal dari penggalangan dana dan iuran sosial pekerja dengan harapan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, pendidikan dan aktifitas ibadah untuk mempercepat proses pemulihan agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan dengan baik.
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menyampaikan "Pertama Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami warga Pidie Jaya dan sekitarnya, Kami percaya bahwa kehadiran BRI Insurance harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada saat menghadapi situasi krisis. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dan berkelanjutan," ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (7/2).
Budi Legowo juga menegaskan bahwa sebagai perusahaan, kehadiran BRI Insurance tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat. Dimana sebelum bantuan pascabencana ini kami juga telah menyalurkan bantuan CSR melalui BNPB ke wilayah bencana di Aceh, Medan dan Padang.
Pada hari yang sama, BRI Insurance juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) kepada masyarakat terdampak bencana di Medan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Jimmy Prawiradigja, SEVP Teknik BRI Insurance, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan sanitasi yang aman dan layak bagi masyarakat.
Penyediaan fasilitas MCK menjadi langkah inisiatif yang selaras dengan kebutuhan dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan martabat dan kenyamanan masyarakat di tengah kondisi yang penuh keterbatasan.
Akses terhadap sanitasi yang memadai merupakan fondasi penting dalam proses pemulihan, sekaligus mendukung masyarakat agar dapat kembali menjalankan kehidupan secara lebih aman dan produktif.
SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja, menyatakan "Fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda, khususnya dalam situasi pascabencana. Melalui bantuan MCK ini, BRI Insurance ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap lingkungan yang lebih layak dan nyaman, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung dengan lebih optimal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir secara responsif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,"papar Jimmy.
Ke depan, perusahaan akan terus mengambil peran aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam mendukung ketahanan sosial serta pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan inklusif. (Cah/P-3)
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Kepala Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Suryana menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas maraknya bencana yang timbul di berbagai daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved