Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan Penumpang di Bandara A Yani Semarang Diperketat

Akhmad Safuan
06/2/2026 21:53
Antisipasi Virus Nipah, Pengawasan Kesehatan Penumpang di Bandara A Yani Semarang Diperketat
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

MESKIPUN Jawa Tengah masih zero kasus Virus Nipah, namun sebagai antisipasi dan pencegahan dengan pemasangan thermal scanner di area kedatangan internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Pemantau Media Indonesia Jumat (6/2) ada pemandangan berbeda di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang saat ini, karena pengawasan terhadap seluruh penumpang dilakukan lebih ketat terutama kesehatan terkait kekhawatiran masuknya Virus Nipah yang akhir-akhir ini menjadi sorotan.

Di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dilakukan pemasangan thermal scanner di area kedatangan untuk mendeteksi masuknya Virus Nipah dari penumpang pesawat yang baru datang, meskipun dipastikan hingga kini Jawa Tengah masih zero kasus Virus berasal dari kelelawar tersebut.

"“Pengawasan ini kami lakukan sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI tentang kewaspadaan terhadap penyakit Virus Nipah,” kata Branch Communication & CSR Department Head Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Arif Haryanto Jumat (6/2).

Penguatan pengawasan kesehatan tersebut , ungkap Arif Haryanto, dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Semarang, yakni selain pemeriksaan suhu, penumpang internasional juga diwajibkan mengisi aplikasi SatuSehat/All Indonesia sebagai bagian dari pemantauan kesehatan perjalanan. 

Jika ditemukan penumpang sakit saat kedatangan, lanjut Arif Haryanto, petugas bandara dan karantina kesehatan akan melakukan observasi serta pemeriksaan lanjutan, kareba sebagaimana diketahui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang saat ini melayani dua rute penerbangan internasional, yakni Kuala Lumpur dan Singapura.

Dokter BKK Kelas I Semarang Bhakti Abdillah mengatakan pengawasan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dilakukan sejak penumpang tiba melalui pemasangan thermal scanner tersebut, sebagai antisipasi dan pencegahan masuknya Virus Nipah ke Jawa Tengah.

“Virus Nipah salah satu gejala utamanya demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, hingga sesak napas dapat terdeteksi awal melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner,” ujar Bhakti Abdillah.

Alat thermal scanner tersebut, menurut Bhakti Abdillah, berfungsi mendeteksi suhu tubuh penumpang secara massal tanpa pemeriksaan satu per satu, sehingga memungkinkan pemantauan cepat terhadap penumpang yang datang terutama dari luar negeri. "Petugas juga memverifikasi deklarasi kesehatan perjalanan yang telah diisi penumpang maksimal tiga hari sebelum keberangkatan," tambahnya.

Berdasar data diperoleh tersebut, demikian Bhakti Abdillah, petugas mencermati adanya laporan gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan hingga sesak napas, sehingga jika dalam deklarasi ada indikasi gejala, maka akan kami konfirmasi ulang saat kedatangan dengan suhu tubuh di atas ambang batas 37,5 derajat celsius, maka petugas akan membawa ke ruang isolasi untuk pemeriksaan lanjutan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya