Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRUS Nipah menjadi salah satu ancaman kesehatan masyarakat yang paling serius karena tingkat fatalitasnya yang tinggi, yakni berkisar antara 40% hingga 75%. Memahami bagaimana penularan virus berpindah dari satu inang ke inang lainnya adalah kunci utama dalam memutus rantai persebaran dan melindungi komunitas.
Virus Nipah termasuk dalam famili Paramyxoviridae, genus Henipavirus. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1998-1999 saat terjadi wabah besar di kalangan peternak babi di Malaysia dan Singapura. Sejak saat itu, pola penularan virus Nipah telah berevolusi, dengan laporan kasus yang kini lebih sering dikaitkan dengan konsumsi makanan yang terkontaminasi dan kontak antarmanusia.
Bahaya utama dari penularan virus Nipah ini terletak pada kemampuannya menyebabkan peradangan otak akut (ensefalitis) dan gangguan pernapasan berat yang sulit diobati karena hingga saat ini belum tersedia vaksin atau obat antivirus spesifik yang disetujui secara global.
Berdasarkan data medis terbaru tahun 2026, penularan virus Nipah dapat diklasifikasikan ke dalam tiga jalur utama yang saling berkaitan:
Kelelawar buah dari genus Pteropus, yang dikenal sebagai kalong atau rubah terbang, merupakan inang alami (reservoir) dari virus Nipah. Kelelawar ini membawa virus dalam tubuh mereka tanpa menunjukkan gejala sakit. Penularan virus Nipah ke manusia terjadi melalui:
Ini adalah jalur penularan yang paling sering memicu wabah di wilayah Asia Selatan. Virus dapat berpindah ke manusia melalui:
Transmisi penularan virus Nipah antarmanusia biasanya terjadi dalam lingkungan yang sangat terbatas, seperti:
Masa inkubasi berlangsung 4-14 hari. Waspadai gejala berikut:
Mengingat belum adanya pengobatan definitif, pencegahan penting menghadapi risiko penularan virus Nipah. Berikut adalah panduan praktis untuk melindungi diri:
| Kategori | Tindakan Pencegahan |
|---|---|
| Kebersihan Pangan | Cuci buah dengan air mengalir, kupas kulitnya, dan hindari nira mentah. |
| Kontak Hewan | Hindari area habitat kelelawar dan kontak dengan ternak yang sakit. |
| Higienitas Personal | Rutin mencuci tangan dengan sabun dan gunakan masker di tempat berisiko. |
(H-4)
Salah satunya, Kementerian Tenaga Kerja Singapura akan meningkatkan surveilans pada pekerja migran yang baru datang dari Asia Selatan.
Analisis mendalam mengenai Virus Nipah (NiV) di tahun 2026. Kenali gejala klinis, risiko penularan dari kelelawar, tingkat kematian, dan perkembangan terbaru vaksin.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada masyarakat agar mencegah terjadinya penularan virus Nipah. Salah satunya tidak konsumsi bekas gigitan kelelawar.
Virus Nipah sudah ditemukan di India yang diduga sudah terjadi penularan antarmanusia, yang perlu menjadi perhatian penting dalam pengendalian penyakit menular dunia.
Pelajari fakta lengkap Virus Nipah (NiV), gejala awal, risiko penularan dari kelelawar dan antarmanusia, serta langkah pencegahan vital di tengah kewaspadaan global 2026.
Pelajari fakta lengkap Virus Nipah (NiV), gejala awal, risiko penularan dari kelelawar dan antarmanusia, serta langkah pencegahan vital di tengah kewaspadaan global 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved