Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Surya Group Holding Company, Haji Muhammad Suryo, menunjukkan kepeduliannya terhadap tanah kelahiran dengan membiayai penuh pembangunan Masjid An Nur atau yang dikenal masyarakat sebagai "Masjid Batu" di Desa Sadar Sriwijaya, Lampung Timur. Proyek pembangunan ini menelan anggaran mencapai Rp1 miliar.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan pada Jumat (16/1/2026), dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat setempat.
“Dengan persetujuan takmir dan warga, masjid ini dibangun kembali dan diperluas agar lebih nyaman digunakan untuk beribadah,” ujar Suryo melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).
Masjid An Nur memiliki nilai historis yang kuat bagi warga Dusun 7 Marga. Disebut Masjid Batu karena sejak didirikan pada era 1970-an, dindingnya tersusun dari batu kali hasil gotong royong warga. Dalam desain barunya, Haji Suryo berkomitmen mempertahankan unsur batu asli dan kubah masjid sebagai identitas bangunan.
Ketua Takmir Masjid An Nur, Imam Romaji, menjelaskan bahwa masjid ini berdiri di atas lahan wakaf seluas 5.000 meter persegi. Namun, selama puluhan tahun ukurannya hanya 11 x 11 meter karena keterbatasan dana.
"Masjid ini merupakan pusat aktivitas sosial bagi sekitar 150 kepala keluarga untuk ibadah, pendidikan, hingga musyawarah," tambah Ketua Panitia Pembangunan, Waris Afandi.
Bagi Suryo, pembangunan ini adalah bentuk pengabdian di tempat ia menghabiskan masa kecil sebelum merantau ke Bengkulu. Pembangunan masjid ini menambah daftar puluhan masjid yang telah didirikan melalui program CSR Surya Group di Jawa dan Sumatera.
Selain fokus pada fasilitas keagamaan, Surya Group melalui unit usaha rokok HS juga tengah melakukan ekspansi besar-besaran di Lampung Timur. Sebuah pabrik baru seluas 2 hektare kini sedang dalam proses pembangunan di wilayah tersebut.
Pabrik rokok HS ini diproyeksikan akan menyerap hingga 3.000 tenaga kerja lokal, yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga Lampung Timur.
"Mohon doanya semoga pembangunan lancar. Maret besok kami targetkan rampung dan segera beroperasi, sehingga mampu memberi sumbangsih nyata pada kesejahteraan ekonomi warga Lampung," pungkas Suryo.(H-2)
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved