Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Wadubes Spanyol Apresiasi Kekompakan SAR dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Marianus Marselus
29/12/2025 21:13
Wadubes Spanyol Apresiasi Kekompakan SAR dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Wakil Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Fernando Burgos Sainz, (kiri) saat memberikan keterangan pers di Labuan Bajo, Senin (29/12) petang.(MI/Marianus Marcelus)

WAKIL Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Fernando Burgos Sainz, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama lintas institusi dalam operasi pencarian korban tenggelamnya ‎kapal wisata KM Putri Sakinah. Sebelumnya kapal wisata itu tenggelam di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12) lalu. ‎

Fernando menilai kekompakan berbagai unsur, mulai dari lembaga pemerintah, aparat keamanan, hingga komunitas maritim, menjadi kunci penting dalam penanganan musibah laut tersebut.

“Kami dari Kedutaan Besar Spanyol sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian ini. Dukungan dan koordinasi yang solid sangat berarti dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Fernando saat konferensi pers di Labuan Bajo, Senin (29/12) petang.

‎Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada Tim SAR Gabungan agar tetap menjaga semangat dan konsistensi dalam melanjutkan operasi pencarian terhadap korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. ‎

“Kami mendukung sepenuhnya agar Tim SAR Gabungan tidak kehilangan semangat dan terus melakukan pencarian,” katanya. ‎

Fernando menjelaskan, hingga saat ini keluarga korban belum menyampaikan pernyataan resmi kepada Kedutaan Besar Spanyol.

Kehadirannya di Labuan Bajo, kata dia, bertujuan memberikan dukungan moril kepada keluarga korban sekaligus menyampaikan solidaritas kepada seluruh personel SAR yang terlibat di lapangan.

Terkait sikap resmi Pemerintah Spanyol, Fernando menyebutkan bahwa hingga kini belum ada pernyataan atau keterangan resmi yang diterima oleh Kedutaan Besar Spanyol di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa tantangan utama pada hari keempat operasi pencarian adalah kondisi cuaca ekstrem, berupa arus bawah laut yang kuat, hujan lebat, serta gelombang tinggi.

‎“Kondisi tersebut membatasi jarak pandang penyelam dan mempersempit waktu kerja efektif di laut. Meski demikian, tim tetap melaksanakan penyisiran dan penyelaman sesuai prosedur keselamatan dengan kehati-hatian tinggi,” ujar Fathur. ‎

‎Sebanyak 123 personel dari 15 unsur SAR dikerahkan, melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, hingga komunitas penyelam profesional.

Selain itu, 11 unit alat utama turut digunakan, termasuk kapal SAR, kapal patroli cepat, rigid inflatable boat (RIB), dan sea rider. ‎ ‎Skala pengerahan tersebut menjadikan pencarian korban KM Putri Sakinah sebagai salah satu operasi SAR laut terbesar di perairan Labuan Bajo dalam beberapa tahun terakhir.

Operasi pencarian masih akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan evaluasi cuaca dan pergerakan arus laut, sembari tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

‎Hingga hari keempat, pencarian masih dilakukan untuk menemukan tiga warga negara Spanyol masih hilang. Salah satu korban adalah Fernando Martín Carreras, pelatih tim cadangan Valencia CF Femenino B, yang menjadi korban bersama dua orang anaknya. (MM/E-4) ‎



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya